Metro, Suara.com-Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Muhammad Syarif Bando meresmikan gedung perpusatkaan di Kabupaten Way Kanan, Jum'at (28/20/2022).
Gedung dua lantai yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman Km 2, Blambangan Umpu, Way Kanan, Lampung tersebut dibangun menggunakan dana alokasi khusus (DAK) fisik bidang pendidikan subbidang perpustakaan tahun 2021 sebesar Rp10 miliar yang bersumber dari pemerintah pusat.
Syarif Bando mengapresiasi Bupati Way Kanan beserta seluruh masyarakatnya yang berkomitmen menyediakan fasilitas infrastuktur gedung perpustakaan untuk meningkatkan kualitas SDM sebagai penjabaran dari program Presiden Joko Widodo-Wapres Maruf Amin.
“Ini sungguh merupakan suatu fasilitas dan komitmen Bupati untuk mendayagunakan bersama dengan anak sekolah, peserta didik dan masyarakat yang perlu edukasi,” ujarnya.
Pihaknya siap bersinergi dengan pemerintahan Kabupaten Way Kanan dengan menyiapkan buku-buku ilmu terapan untuk perpustakaan. Sejak 2018, Perpusnas memiliki program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS).
“Literasi itu bukan milik institusi, tapi setiap individu. Jadi, literasi adalah kedalaman pengetahuan seseorang terhadap suatu subjek ilmu pengetahuan tertentu yang dapat diimplementasikan dengan inovasi dan kreativitas untuk memproduksi barang dan jasa yang berkualitas tinggi dan dapat dipakai untuk memenangkan persaingan global. Jadi, literasi bukan hanya sekadar pandai baca tulis,” ujarnya..
Sementara itu Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya berharap kehadiran gedung perpustakaan baru di Kabupaten Way Kanan diharapkan dapat menjadi pusat ragam kegiatan, salah satunya etalase budaya. Gedung perpustakaan diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, bukan hanya untuk para peserta didik dan melakukan aktivitas membaca.
Harapan tersebut disampaikannya usai meresmikan Gedung Fasilitas Layanan Perpustakaan Daerah Kabupaten Way Kanan, Jumat (28/10/2022).
“Konotasi tentang perpustakaan bahwa ini untuk siswa, mahasiswa, dan membaca, harus diubah. Tapi kembangkan budaya di sini, adat istiadat. Kalau bisa etalase budayanya Kabupaten Way Kanan itu, di perpustakaan,” ujarnya.
Baca Juga: Perpusnas: Tingkat Kegemaran Membaca Indonesia Ada di Peringkat Sedang
Dia mendorong masyarakat agar menggunakan layanan di perpustakaan. Selain itu, banyak kegiatan direncanakan akan dilakukan di gedung baru tersebut sehingga diharapkan minat baca masyakarat meningkat.
Senada, Ketua DPRD Kab Way Kanan, Nikman Karim, menjelaskan perpustakaan adalah jantungnya RPJMD. Pihaknya sedang membahas anggaran daerah. Dia menegaskan berpikir logis mengenai anggaran.
Kehadiran Kepala Perpusnas di Kabupaten Way Kanan dinilai sangat menggunggah hati. Dia mengakui daya pikir, kecerdasan, dan lainnya sangat berperan dalam mendukung kehidupan individu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi