/
Sabtu, 29 Oktober 2022 | 14:07 WIB
Pembukaan Pesparani Nasional ke 2 di Kupang (Kemenag)

Metro, Suara.com- Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Nasional  II yang berlangsung di Kupang, 28 - 31 Oktober 2022 menjadi momentum komitmen kebangsaan umat Katolik untuk senantiasa berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara.

Ignatius Kardinal Suharyo saat memimpin misa pembukaan bersama para Uskup yang hadir dan ratusan Imam mengajak ribuan umat yang hadir di Stadion Oepoi Kupang menyanyikan lagu Satu Nusa Satu Bangsa yang ditutup dengan lagu Rayuan Pulau Kelapa. Ajakan tersebut disambut meriah oleh ribuan umat dan 34 kontingen yang hadir dengan busana adat masing-masing,

"Tadi kita sudah melantunkan lagu-lagu bakti kita kepada Tuhan. Saya ingin mengajak semua yang ada di sini berdiri dan menyanyikan bersama-sama lagu Satu Nusa Satu Bangsa pada momentum Hari Sumpah Pemuda," kata Kardinal Ignatius, Jumat (28/10/2022) malam.

Plt Dirjen Bimas Katolik A.M. Adiyarto Sumardjono mengatakan Nyanyian Satu Nusa Satu Bangsa pada momen Misa Kudus,memiliki makna strategis. Sebab, Pesparani II berlangsung pada 28 Oktober, bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda.

“Pesparani diadakan bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, ada semangat yang ingin kita tanamkan, Semangat Sumpah Pemuda hendaknya mengilhami Pesparani Nasional II” ungkap pria yang akrab disapa Adiyarto ini.

Adiyarto juga menegaskan semarak dan gempita lantunan Satu Nusa Satu Bangsa dalam momen sakral ini menunjukkan komitmen kebangsaan umat Katolik untuk senantiasa berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara.

"Komitmen kebangsaan adalah salah satu indikator Moderasi Beragama," tandasnya.

Load More