Metro, Suara.com- Delegasi Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar menggelar Workshop Gamelan di National University of Music Bucharest (UNMB) dan Painting Workshop di University of Art Bucharest (UNARTE), 27 Oktober 2022.
Workshop tersebut bertujuan untuk mengenalkan keragaman budaya Indonesia kepada para mahasiswa yang belajar di kedua universitas tersebut.
Workshop Gamelan dipandu oleh dosen karawitan ISI Denpasar I Nyoman Sudiana yang dihadiri oleh mahasiswa musik gamelan tahun pertama dan kedua, serta para alumni UNMB dan anggota Jepun Bali asuhan Bapak Lucian Zbarcea, WN Rumania yang juga alumni ISI Denpasar melalui program Darmasiswa.
Di workshop tersebut, para mahasiswa belajar memainkan berbagai alat musik gamelan, seperti kendhang, saron, demung, boning, kenong, gong, kempul dan gambang. Lagu yang dipelajari mahasiswa tahun pertama dan kedua adalah Tabuh Topeng Menyet dan Tabuh Gilak, sedangkan para alumni UNMB dan anggota Jepun Bali mempelajari Tabuh Gari (Semar Pegulingan).
Antusiasme para peserta terlihat dengan banyaknya jumlah peserta yang hadir dalam workshop yang mencapai lebih dari seratus orang. Workshop yang dilaksanakan selama empat jam telah memberikan pengalaman bermain musik tradisional yang unik, dimana selama ini mereka hanya mempelajari beragam musik modern.
Pada kesempatan tersebut KBRI Bucharest juga mendirikan booth promosi budaya dan kuliner nusantara. Dalam booth tersebut telah ditampilkan pakaian adat Sumatera Barat dan berbagai jenis kain nusantara serta patung garuda dan juga berbagai informasi destinasi wisata Indonesia yang tertuang dalam leaflet, brosur dan buku.
Tidak ketinggalan, alat musik asal Jawa Barat, angklung juga ditampilkan dalam booth tersebut. Aneka ragam jajanan khas nusantara seperti bubur sumsum, martabak dan risoles disuguhkan kepada para peserta yang sangat menikmati hidangan tersebut.
Sementara itu Painting Worshop dilaksanakan di University of Art Bucharest di pandu langsung oleh Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Wayan Adnyana . Workshop yang mengambil tema Mix Technique Drawing and Water Colours dihadiri 25 orang, baik dari mahasiswa maupun pelukis asal Rumania.
Prof Wayan menyampaikan bahwa salah satu hasil pertemuan dengan University of Art Bucharest adalah penandatanganan kerja sama, dimana salah satu poinnya adalah pertukaran pelajar atau pemberian beasiswa bagi mahasiswa Rumania dan Indonesia.
Baca Juga: Kemendikbudristek dan Kemenlu Serahkan Sertifikat WBTb UNESCO Gamelan Kepada Masyarakat
"Para peserta yang saat ini masih berstatus mahasiswa dapat memanfaatkan hasil kerja sama tersebut,"pungkasnya.
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara