Metro, Suara.com- Pemerintah Provinsi Lampung memberikan Penghargaan dan Bantuan Sosial pada Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2022. Penyerahan penghargaan dan bantuan dilakukan oleh Wakil Gubernur Lampung Chusnunia, di Hotel Horison, Rabu (02/11/2022).
Pemberian piagam dan uang pembinaan dalam Lomba Kebersihan dan Kesehatan Lingkungan Pondok Pesantren se-Provinsi Lampung yang diterima oleh 6 (enam) Ponpes di Provinsi Lampung. Turut hadir dalam acara ini, Anggota Forkopimda Provinsi Lampung, Kakanwil Kemenag Provinsi Lampung, Ketua MUI Provinsi Lampung, Ketua NU Provinsi Lampung, Ketua Muhammadiyah Provinsi Lampung, Pimpinan Pondok Pesantren di Provinsi Lampung, serta Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dilingkungan Pemerintah Provinsi Lampung
Sementara bantuan yang diserahkan yakni bantuan sosial kepada Tahfidzul Qur'an Hafidz/Hafidzah se-Provinsi Lampung sebanyak 249 orang dengan masing-masing menerima sebesar Rp3.000.000; bantuan kepada tokoh-tokoh agama (Guru ngaji, Marbot, dan Imam Masjid) se-Provinsi Lampung sebanyak 1000 orang dengan masing-masing menerima sebesar Rp1.000.000; dan Pemberian bantuan sosial kepada peserta didik siswa/pelajar santri se-Provinsi Lampung sebanyak 50 orang dengan masing-masing menerima sebesar Rp2.000.000.
Wagub Chusnunia menyampaikan bahwa Presiden Joko Widodo melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 telah menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri. Penetapan 22 Oktober merujuk pada tercetusnya "Resolusi Jihad" yang berisi fatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Sejak ditetapkan pada tahun 2015, Peringatan Hari Santri selalu diselenggarakan dengan tema yang berbeda. Tahun 2022 ini, peringatan Hari Santri mengangkat tema “Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan”.
Chusnunia juga melanjutkan bahwa tema tersebut diambil atas peran aktif santri, dalam kesejarahannya selalu terlibat aktif dalam setiap fase perjalanan Indonesia.
"Ketika Indonesia memanggil, santri tidak pernah mengatakan tidak. Santri dengan berbagai latar belakangnya siap sedia mendarmabaktikan hidupnya untuk bangsa dan negara," lanjutnya.
Pemerintah Provinsi Lampung dalam hal ini Gubernur Lampung, telah menaruh perhatian serius dan menjadikan program peningkatan keagamaan sebagai program unggulan,
Chusnunia juga mengatakan bahwa banyak program yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Lampung dalam peningkatan keagamaan yang mana kegiatan hari ini merupakan sebagian kecil yang ada dibawah asuhan Kesra.
Baca Juga: Bedah Buku Sejarah Berdirinya Purwakarta Meriahkan Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2022
"Begitu banyak perhatian pemerintah Provinsi Lampung yang terkait yang menjadi perhatian Gubernur Lampung dan saya sebagai wakil gubenur untuk menjadikan Provinsi Lampung sebagai provinsi yang keagamaan dan spiritualnya terjaga karena dengan kedua hal itu jasmani dan lainnya seperti ketertiban dan keamanan akan mengikuti," pungkasnya.
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan
-
Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026