/
Rabu, 09 November 2022 | 09:00 WIB
Perempuan Berkebaya Indonesia Yogyakarta saat kampanyekan Kebaya Goes to UNESCO di kawasan pedestrian Malioboro, Kamis (28/7/2022). (Suara/Arendya)

Metro, Suara.com- Direktur SDM Holding pangan ID FOOD Endang Suraningsih mengatakan bahwa pihaknya terus  mendukung gerakan budaya berkebaya, bahkan menurutnya busana kebaya menjadi bagian dari busana kerja ID FOOD di lingkungan kantor yang dikenakan karyawati ID FOOD Group.

“Kami menjadikan busana kebaya sebagai bagian dari ID FOOD, satu hari dalam 5 hari kerja setiap karyawati ID FOOD berkebaya di kantor,” terang Endang. [7/11]

Endang melanjutkan kebaya merupakan warisan budaya dari leluhur yang wajib dilestarikan, oleh karenanya setiap Insan perempuan ID FOOD melestarikannya dengan berkebaya. 

Selain itu kontribusi lainnya dalam mendukung budaya berkebaya, ID FOOD melalui komunitas Srikandi Pangan turut serta berpartisipasi menyemarakkan Parade Budaya Nusantara. [Sarinah, 6/11/2022]

Kegiatan yang digelar Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) ini dihadiri puluhan ribu  perempuan berkebaya dari kelembagaan, komunitas maupun organisasi perempuan di Indonesia.

BUMN pangan ID FOOD melalui Srikandi Pangan ikut dalam barisan berkebaya sebagai wujud kontribusi dalam melestarikan budaya nusantara. 

Sementara itu Kepala BNPT, Komjen Pol. Boy Rafli Amar dalam keterangan resminya mengatakan budaya kebaya sebagai identitas budaya nasional. Dengan diangkat atau diusung, maka harapannya kebaya kembali berkembang menjadi ciri khas busana Indonesia. Dengan begitu diharapkan kebaya dapat ditetapkan sebagai busana resmi dari Indonesia oleh UNESCO.

Tag

Load More