Metro.Suara.com - Aksi bullying atau perundungan kembali menimpa salah satu siswa SMP di Bandung. Akibat dari perundungan itu, korban masuk rumah sakit. Video perundungan itu pun viral di media sosial.
Banyak akun media sosial di Twitter dan Instagram yang memposting video perundungan seorang siswa SMP di Bandung itu. Salah satunya diunggah oleh akun @andrelli_story.
Pengunggah video menerangkan bahwa akibat perundungan tersebut korban sampai pingsan dan dilarikan ke rumah sakit.
"Bullying di SMP Plus Baiturrahman, Bandung. Korban dilarikan ke RS setelah pingsan," keterangan yang ditulis oleh akun pengunggah video.
Pada video yang tersebar di media sosial, terlihat seorang siswa laki-laki berkaos olahraga duduk di bangku paling depan ruang kelas. Diketahui siswa laki-laki tersebut merupakan korban bullying ini.
Lalu siswa lain yang mengenakan seragam batik mendekat dan memakaikan helm kepada korban. Setelahnya, ia langsung menendang kepala korban berkali-kali. Dalam video, tendangan itu terdengar nyaring.
Video itu juga memperlihatkan suasana ruang kelas yang ramai oleh para siswa lain. Namun terlihat tidak ada yang siswa lain yang mencoba melerai ataupun menghalangi pelaku untuk berbuat tak sepantasnya kepada korban.
Setelah tersebarnya video ini, banyak warganet yang prihatin. Warganet merasa miris dengan prilaku siswa SMP yang tega melakukan perundungan kepada temannya tersebut.
Para warganet meminta agar pelaku segera ditangkap dan mendapatkan hukuman atas perilakunya.
Baca Juga: Fakta-fakta Suami di Sumatera Utara Mutilasi Istri, Direbus dan Niat Memakannya?
"Sakit banget kepalanya dipukulin gitu. Yang bully sok hebat, sok jagoan. Kalau jadi ibunya nggak ada kata damai, pelakunya di DO dari sekolah biar jera. Nginep dulu di penjara," komentar salah satu warganet.
"Haduh. Masih ada aja bully kayak gini. Coba dong tiap sekolah ditekankan dengan edukasi kalau sangat diharamkan praktik bully kayak gini," kata warganet lain.
Saat ini kasus ini sudah ditangani oleh kepolisian setempat. Kini, polisi sudah turun tangan menyelidiki kasus tersebut.
Kapolsek Ujungberung, Kota Bandung Kompol Karyaman mengatakan telah memeriksa saksi antara empat hingga lima orang.
"Korban satu orang, korban tidak serius lukanya, akibat dari (tendangan) korban alami pusing, korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan secara medis," katanya dikutip dari berbagai sumber pada Senin (21/11/2022).
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, terduga pelaku baru satu orang. Namun pihaknya masih terus melakukan pendalaman. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Baru Cetak Brace, Cristiano Ronaldo Mendadak Kesal Gara-gara Ditanya Soal Messi
-
Byar Pet Gegara Batubara, Momentum Pengembangan Energi Gelombang
-
Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Kompetisi Orang Paling Menderita
-
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Bukan Ronaldo! 'Thor' dari Skotlandia Otak di Balik Kemenangan Telak Portugal
-
Membaca Tembang Talijiwo: Seni Menertawakan Kekacauan Hidup
-
Sempat Disorot, FIFA Pastikan Donald Trump Akan Serahkan Trofi Piala Dunia 2026