Metro.Suara.com - Hingga pukul 17.34 WIB, korban meninggal akibat gempa bumi magnitudo (M) 5,6 di Cianjur di Cianjur, Jawa Barat bertambah menjadi 56 orang, 40 di antaranya adalah anak-anak. Selain itu, terdapat kurang lebih 700 orang mengalami luka-luka.
Data korban gempa gempa bumi magnitudo (M) 5,6 di Cianjur disampaikan oleh Bupati Cianjur, Herman Suherman.
"Korban meninggal dunia saat ini kembali bertambah menjadi sebanyak 56 jiwa, dan 700 orang mengalami luka-luka. Korban yang meninggal dunia, tewas lokasi kejadian, dalam pejalanan ke rumah sakit, dan saat mendapatkan penganan medis," ujar Herman Suherman dalam siaran persnya yang dikutip pada Senin (21/11/2022) malam.
Korban gempa bumi magnitudo (M) 5,6 di Cianjur mengalami luka rata-rata luka ringan pada bagian kepala hingga mengalami patah tulang.
Menurut Herman, kemungkinan korban masih akan terus bertambah karena ambulans terus berdatangan untuk menolong dan membawa korban yang terluka akibat tertimpa bangunan. Puluhan korban yang dibawa ke RSUD Cianjur terpaksa di rawat di area parkir.
Selain di Cianjur, ada juga beberapa kecamatan yang berdampak parah dari gempa bumi ini diantaranya Cugenang, Pacet, Warungkondang, Cianjur, dan Cipanas.
Kepala BNPB Suharyanto mengatakan banyaknya korban meninggal dunia lantaran kondisi rumah-rumah di Cianjur yang tidak tahan gempa. Selain itu, gempa terjadi di siang hari. Hal ini saat konferensi pers via Zoom bersama BMKG, Senin (21/11/2022).
"Kita bayangkan saja ini siang hari kejadian, dan warga tinggal di rumah-rumah tidak tahan gempa, begitu ada gempa ya langsung ambruk," ujarnya.
Dia berharap ini menjadi pelajaran untuk ke depannya dan meminta agar ke depannya untuk menyiapkan rumah tahan gempa di wilayah rawan gempa.
Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2022: Hujan Gol di Doha, Timnas Inggris Libas Iran Tanpa Ampun 6-2
Diketahui, gempa bumi yang terjadi di Cianjur, Jawa Barat ini berpusat di Darat 10 Km Barat Daya Kabupaten Cianjur. Gempa M 5,6 terjadi di lintang 6,84 lintang selatang (LS) dan 107,05 bujur timur (BT) pada hari ini, Senin (21/11/2022) pukul 13:21:10 WIB.
Dilansir laman BMKG, gempa bumi juga dirasakan di Garut, Sukabumi, CImahi, Lembang, dan Bandung. Selain itu, dirasakan juga di Cikalong, Rangkasbitung, Bayah, Bogor, Rancaekek, Tangserang Selatan, Depok, DKi Jakarta, hingga Bakauheni. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?
-
Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret
-
1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?
-
Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta
-
Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan
-
Derita Pekerja asal Jambi, Cacat Permanen Akibat Kecelakaan Kerja di Kampar
-
Gus Alex Didakwa Terima USD 5,2 Juta di Korupsi Kuota Haji
-
17 Caption 17 Agustus Singkat Aesthetic untuk Instagram