Metro, Suara.com- Dewan Pimpinan Provinsi Asosiasi Pengusaha Indonesia (DPP Apindo) Lampung, Coca-Cola Europacific Partners Indonesia mewakili industri bersama Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya melakukan kunjungan ke Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah II Palembang dalam penjajakan kerjasama implementasi program UMKM MERDEKA, Selasa, (10/1/23).
Ketua Umum DPP Apindo Lampung, Ary Meizari Alfian, S.E., M.B.A., didampingi Ketua Umum DPP Apindo Sumatra Selatan Sumarjono Saragih, para pengurus Bidang UMKM/IKM dan Bidang Pendidikan DPP Apindo kedua Provinsi, Direktorat MBKM IIB Darmajaya serta UPT Inkubitek, Career Center dan Alumni IIB Darmajaya.
Adapun target UMKM Merdeka batch-3 yang akan berjalan bulan Februari - Juni 2023 melibatkan 150 UMKM/IKM dari 2 Provinsi, 90 mentor praktisi bisnis, 18 perguruan tinggi dengan 750 mahasiswa dari berbagai bidang keilmuan.
Ary mengatakan tujuan Apindo ke LLDikti wilayah II Palembang untuk mendorong pertumbuhan UMKM/IKM di Sumatra dan memberikan ruang kesempatan belajar kepada mahasiswa peserta program magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dalam laboratorium kerja nyata bersama UMKM.
“UMKM memiliki peran strategis lebih dari 90% sebagai penyerap tenaga kerja dan berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Dan mahasiswa 5 tahun yang akan datang akan menjadi potensi pasar masa depan yang produktif sebagai calon pemimpin wirausaha yang akan datang,” ungkapnya.
Terkait hal ini, lanjutnya tentu tidak bisa bekerja sendiri. “Kita perlu hand in hand, untuk mewujudkan UMKM tangguh dan mahasiswa tumbuh untuk hari ini dan masa depan,” ujarnya.
Ary berharap kolaborasi ini mendapatkan dukungan dari semua stakeholder baik industri, perguruan tinggi, masyarakat, media dan pemerintah ditingkat lokal, regional dan nasional.
“Kita semua berkepentingan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumatra,” imbuhnya.
Sementara, Kepala LLDikti wilayah II Palembang Prof. Dr. Iskhaq Iskandar, M.Sc., menyambut baik kolaborasi masyarakat industri dan masyarakat kampus yang diinisiasi Apindo dalam kegiatan UMKM Merdeka untuk dapat diimplementasikan di wilayah Sumbagsel. “Kami siap mendukung inisiatif baik ini,” ujarnya.
Baca Juga: Hati-hati, Lato-Lato Mulai Makan Korban, Bocah di Kalbar Penglihatannya Terganggu
Terpisah, Rektor IIB Darmajaya Dr.Ir.H. Firmansyah YA., M.B.A., M.Sc., menyatakan bangga menjadi mitra kampus pertama yang dipercaya DPP Apindo Lampung dan Coca-Cola Europacific Partners Indonesia bersama-sama menjalankan pilot project UMKM MERDEKA batch 1 terlibat menjadi inisiator program UMKM Merdeka.
“IIB Darmajaya dipercaya untuk memimpin bersama bidang UMKM/IKM dalam penyusunan silabus dan materi yang disesuaikan dengan tuntutan kebutuhan dua kelompok objek peserta pendampingan yang berbeda,” ungkapnya.
Diakui Firmansyah, yang juga sebagai Ketua bidang pendidikan, hal ini tidak mudah. “Mulai dari pembuatan modul, mempersiapkan para mentor, memotivasi, membangun minat mahasiswa serta melatih para mahasiswa untuk menjadi pendamping lapangan yang terampil,” ujarnya.
Rektor berharap kemanfaatan program UMKM Merdeka ini tidak hanya di Lampung tapi juga ditingkat regional sumatra dan bahkan nasional.
“Kami siapkan teknologi pembelajaran melalui LMS (learning management system) yang bisa diakses dengan mudah dimanapun untuk mendapatkan setiap materi pembelajaran oleh UMKM, Mahasiswa, Mentor dan Dosen Pendamping Lapangan. Kami percaya UMKM bisa tumbuh dan mahasiswa kita akan lebih tangguh sebagai calon pelaku usaha masa depan,” pungkasnya.
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Jaksa Tuntut Nadiem Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun
-
Malam Keramat: Labirin Teror Ritual Kuno yang Mencekam, Malam Ini di ANTV
-
Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Anime Akane-banashi Masuki Arc Karaku Cup, Akane Hadapi Dua Rival Kuat
-
Maaf Saja Tak Cukup: Menuntut Restorasi Keadilan bagi 'Juara yang Terampas'
-
Mobil Listrik Changan Lumin Diganjar Harga Khusus di Indomobil Expo 2026
-
Selain Dituntut 18 Tahun, Nadiem Dibebani Denda Rp 1 Miliar dan Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun!
-
Selain 18 Tahun Bui, Nadiem Dituntut Bayar Rp4,8 T: Tak Bayar Tambah 9 Tahun
-
Michael Carrick Terancam Dibuang Manchester United Meski Sukses Amankan Tiket Liga Champions