Praktisi Hukum Palmer Situmorang menyebut tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) kepada Ferdy Sambo sangatlah berani. Ia bahkan sebelumnya tak menduga jika terdakwa dalam kasus pembunuhan Brigadir J tersebut mendapatkan tuntutan hukuman penjara seumur hidup.
"Jadi kalau menurut penglihatan saya sudah sangat berani jaksa menuntut itu seumur hidup," kata Palmer seperti dikutip melalui tayangan kanal YouTube tvOneNews pada Rabu (18/1/2023).
Meskipun demikian, ia mengaku bisa memahami jika pihak keluarga Brigadir J masih tidak puas dengan tuntutan hukuman seumur hidup yang diberikan jaksa kepada suami Putri Candrawathi tersebut.
"Dalam hari ini, sudah dituntut seumur hidup, kalau bagi saya orang Batak tentu saya bisa melihat sulitnya bagi keluarga apapun dihukumkan kepada pelaku tentulah selalu tidak bisa memuaskan," terang Palmer.
Dalam hal ini, Palmer sudah menduga jika jaksa tidak akan memberikan tuntutan hukuman mati kepada mantan Kadiv Propam Polri tersebut.
"Jaksa melihat duduk kasus dan segala sesuatu latar belakang yang terkait dengan terdakwa ini tidak akan masuk pada tuntutan maksimum, dan betul," jelas Palmer.
Ia pun membeberkan bahwa tuntutan hukuman penjara seumur hidup untuk Ferdy Sambo merupakan hukuman paling adil yang bisa diputuskan oleh jaksa di persidangan.
"Dakwaan untuk masuk kepada hukuman seumur hidup itu menurut jaksa sudah yang paling adil," ujar Palmer.
Sebagai informasi, JPU akhirnya menjatuhkan tuntutan hukuman seumur hidup kepada Ferdy Sambo dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (17/1/2023).
Baca Juga: Market Share Daihatsu Cetak Rekor, Tertinggi Sepanjang Sejarahnya di Indonesia
Jaksa menilai Ferdy Sambo terbukti melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J yang dilakukan secara bersama-sama dengan terdakwa lainnya.
"Menuntut, mohon agar majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang memeriksa dan mengadili perkara atas nama terdakwa Ferdy sambo, memutuskan, menyatakan perbuatan Ferdy Sambo telah terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana bersama-sama," kata JPU.
Tag
Berita Terkait
-
BREAKING NEWS! Putri Candrawathi Dituntut 8 Tahun Penjara di Kasus Brigadir J
-
Sudah Umbar Air Mata, Putri Candrawathi Diduga Bakal Dituntut Hukuman Mati, Lebih Berat dari Ferdy Sambo!
-
Sebut Sambo Cueki Istrinya yang Ngaku Diperkosa, Jaksa: Padahal Putri Candrawathi Cinta Pertamanya
-
Jaksa Sebut Putri dan Brigadir Yosua Selingkuh, Febri Diansyah: Tuduhan Tak Berdasar
-
'Dia Dalang dari Semuanya' Ibu Yosua Harap Putri Candrawathi Dihukum Semaksimal Mungkin
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
BEI Cabut Suspensi Saham MSIN dan ASPR, Cek Jadwal Perdagangannya!
-
Jatim Hattrick OTT KPK, Wagub Emil Soroti Moralitas Personal: Dalamnya Hati Siapa yang Tahu?
-
Tak Gentar Polemik Paspoortgate, Striker Subur Ini Tetap Impikan Bela Timnas Indonesia
-
6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
-
LANY Gelar Konser 2 Hari di Jakarta, Ini Harga Tiketnya
-
Kreator Go For It Nakamura-kun! Hapus Akun X Usai Hadapi Dugaan Pelecehan
-
Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!
-
China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar
-
4 Link CCTV Live Semarang di Semua Lokasi
-
China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!