Pengamat politik Adi Prayitno menilai Ridwan Kamil akan menjadi salah satu calon wakil presiden potensial dalam Pilpres 2024. Ketimbang mencalonkan diri sebagai calon presiden, Kang Emil dinilai lebih difavoritkan menjadi cawapres.
Adi Prayitno mengungkapkan jika Gubernur Jawa Barat ini berada di papan menengah sebagai calon presiden bersama dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa.
"Ridwan Kamil ini kan masuk dalam bursa capres ataupun cawapres 2024 ini barang bagus," ucap Adi Prayitno seperti dikutip melalui tayangan kanal YouTube Liputan6 pada Kamis (19/1/2023).
"Papan menengah itu ada Ridwan Kamil, ada Sandiaga Uno, ada Khofifah," sambungnya.
Dalam hal calon presiden, ia menyebut jika Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Tengah, dan mantan Menteri Pendidikan Anies Baswedan berada di papan atas.
"Kalau papan atasnya itu Prabowo Subianto, kemudian ada Ganjar Pranowo, kemudian ada Anies Baswedan," terang Adi Prayitno.
Adi Prayitno lantas mengungkapkan jika suami Atalia Praratya ini akan menjadi sosok calon wakil presiden favorit di Pilpres 2024. Ia juga menyebut nama Sandiaga Uno dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
"Kalau melihat dalam radar cawapres sosok yang dinilai memiliki potensial maju ya Ridwan Kamil ini favorit bersama Sandiaga Uno dan AHY," pungkasnya.
Ridwan Kamil Gabung ke Partai Golkar
Baca Juga: 3 Fakta Cuti Bersama Imlek 23 Januari 2023: Ambil Libur Cuti Tahunan Terpotong
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil resmi merapat ke Partai Golkar menjelang Pemilu 2024.
Sebelumnya, Kang Emil juga telah membeberkan 3 alasan mengapa dirinya akhirnya memilih bergabung dengan Airlangga Hartarto Cs.
Alasan pertama karena Golkar merupakan salah satu partai tengah yang kuat. Kedua, Golkar dianggap sebagai institusi yang sangat terhormat. Alasan terakhir karena dirinya memiliki komunikasi yang baik dengan sang ketua umum.
Selain melontarkan beberapa alasan tersebut, suami Atalia Praratya ini meyakini bahwa dirinya bisa membawa kemenangan ke Golkar. Modalnya adalah pengikut di media sosial.
Berita Terkait
-
Ridwan Kamil Naik Vespa Kuning Bareng Arkana, Ada Pesan Tersirat?
-
Dianggap Tahu Diri, Golkar Yakin Ridwan Kamil Emoh Maju Cawapres 2024
-
'Pengikut Saya 30 Juta' Ridwan Kamil Optimis Bawa Partai Golkar Menang di Pemilu 2024
-
Ridwan Kamil Pede Menangkan Golkar Modal Followers, Disentil Kader PKB: Medsos Itu Dunia Maya, Politik Nyata
-
Ridwan Kamil Resmi Gabung Golkar Jelang Pemilu 2024, Cari Dukungan Suara Terbanyak dari Jabar
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Mobilitas Kian Padat, Hyundai New CRETA Hadirkan Kabin Nyaman untuk Temani Setiap Perjalanan
-
Kendal Tornado FC Datangkan Kiper Timnas Indonesia U-20 Er Deva Aulia Egon
-
Danantara Mulai Bidik Saham BEI
-
Kertajati Disiapkan Jadi Hub Dirgantara, Pemerintah Bidik Pasar Asia Pasifik US$138 Miliar
-
TVS Apache Rayakan 7 Juta Pengendara di 90 Negara, Perkuat Warisan Balap Lewat Kampanye Global
-
Rupiah Konsisten Menguat, Tapi Masih di atas Rp18.000 per Dolar AS
-
Muktamar ke-35 PBNU Segera Digelar: Gus Ipul Ungkap Sosok yang Berpeluang Pimpin Nahdlatul Ulama
-
Punya Kuasa Ambil Alih Kasus Febrie, KPK: Tapi Bukan Seperti Memungut Barang di Jalan!
-
Isu Appi Pindah ke Partai Gerindra Menguat
-
Tak Lagi Polos, Deodorant Tawas Kini Punya Aroma yang Lebih Personal