Ustaz Yusuf Mansur memang sudah masuk di kancah politik. Dia menjadi kader Partai Perindo dan akan dijadikan sebagai bakal calon legeistalif atau Bacaleg partai tersebut.
Soal masuknya Yusuf Mansur ke dunia politik, dia menyebutkan terinspirasi dari pernyataan Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
"Saya merespons pembicaraannya Mas Anies, pidatonya Mas Anies Baswedan," ujar Yusuf Mansur dalam perbincangannya di kanal YouTube R66 Newlitics.
"Enggak dia kan bilang, bagus anak muda musti masuk dong orang berpotensi musti masuk dong, ada itu speech dia sebelum deklarasi," imbuhnya.
Mendengar pidato Anies Baswedan, Yusuf Mansur kemudian sadar bahwa memang diperlukan untuk dirinya masuk ke politik.
"Iya benar juga sih, kalau bisa masuk kenapa enggak, kalau ada potensinya bisa memberi manfaat ya Bismillah," tuturnya.
Lebih lanjut Yusuf Mansur menyebutkan bahwa jemaahnya tak akan merasa kehilangan sosoknya selagi dia tak berbuat kotor dalam politik.
Perindo: Yusuf Mansur Layak
Ketua Organisasi dan Kaderisasi DPP Perindo, Yusuf Lakaseng menilai bahwa sosok Yusuf Mansur sangat layak maju sebagai caleg. Ini tak terlepas dari kapasitas yang dimiliki Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Quran itu.
Baca Juga: Persebaya dan Persis Solo Dukung Erick Thohir Pimpin PSSI
Menurutnya, bapak Wirda Mansur itu memiliki kualitas dan kuantitas suara yang tinggi, mengingat dirinya sebagai tokoh agama yang pasti mendapatkan banyak dukungan dari pengikutnya.
"Ustaz Yusuf Mansur nenurut kami layak, karena beliau tokoh agama yang punya kapasitas dan pengikut yang banyak,” kata Yusuf Lakaseng.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Promo Anniversary Bukan Cuma Diskon, Ada Treasure Hunt dan Mini Games
-
URI Bukan Solusi! Pengangguran Terdidik Terjadi karena Sarjana Tak Punya Skill
-
Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya
-
KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI
-
Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China
-
Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?
-
BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT
-
BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan