- Tembok rumah mewah setinggi 5,3 meter di Jakarta Selatan roboh pada Minggu (15/2) menimpa pelataran SMPN 182.
- Dugaan sementara penyebab keruntuhan tembok tersebut adalah struktur tanah urukan yang dinilai tidak stabil oleh BPBD DKI.
- Pihak sekolah telah mengingatkan pemilik mengenai kondisi miring tembok sebelum insiden, dan kini pemilik bertanggung jawab memperbaiki.
Suara.com - Sebuah tembok rumah mewah roboh dan menimpa pelataran di SMPN 182 Jakarta Selatan.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, dugaan sementara, tembok tersebut bisa roboh akibat struktur tanah yang labil.
"Penyebab struktur tanah labil (tanah urukan)," kat Isnawa, di Jakarta, Senin (16/2/2026).
Diketahui, peristiwa robohnya tembok pembatas setinggi 5,3 meter, dan panjang 65 meter ini terjadi pada Minggu (15/2) kemarin.
Tembok yang roboh menimpa pelataran atau halaman sekolah. Beruntung saat peristiwa sedang tidak ada kegiatan belajar mengajar.
Isnawa juga memastikan tidak ada korban luka atau jiwa dalam insiden ini, karena sedang tidak ada orang yang melintas di sekitar lokasi.
Namun, robohnya tembok menyebabkan saluran air yang ada di lokasi terdampak dan juga halaman parkiran sekolah yang rusak setelah tertimpa tembok.
Penanganan tembok yang roboh itu telah dilakukan melalui unsur kewilayahan setempat.
Peringatan Pihak Sekolah
Baca Juga: Hari Kesembilan OMC, BPBD DKI Intensifkan Mitigasi Cuaca Ekstrem Lewat Tiga Penerbangan
Isnawa menyampaikan, sebelum peristiwa itu terjadi, pihak sekolah telah bersurat kepada pemilik rumah pada 24 Desember lalu.
Pihak sekolah bersurat lantaran melihat tembok tersebut sudah dalam kondisi miring. Pemilik juga sempat berjanji bakal memperbaiki hal tembok tersebut setelah tahun baru Imlek.
Namun, belum sempat dilakukan perbaikan, tembok sekolah tersebut telah roboh ke arah bangunan sekolah.
Usai kejadian ini, kata Isnawa, pihak pemilik berjanji bakal memperbaiki tembok tersebut dalam waktu dekat.
"Telah terjadi kesepakatan dari hasil pertemuan, bahwa pemilik rumah menyatakan akan bertanggungjawab untuk memperbaiki bangunan (pagar tembok dan ruang tamu) SMP Negeri 182 seperti semula," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Hujan Deras Dini Hari Picu Banjir di Rowosari dan Meteseh: 110 KK Terdampak
-
Senayan Respons Pernyataan Jokowi Soal Revisi UU KPK Adalah Inisiatif DPR: Tidak Tepat!
-
Kapolres Bima Terjerat Narkoba, Ketua Komisi III DPR Dukung Penuh Polri: Tunjukkan Ketegasan!
-
Kabar Gembira! Anggaran THR PNS 2026 Naik Jadi Rp55 Triliun, Cair Mulai Awal Ramadan
-
Jokowi Setuju UU KPK Kembali ke Versi Lama, Johanis Tanak: UU Bukan Barang yang Bisa Dipinjam
-
Menanti THR Ramadan 2026: Kapan Dibayar, Siapa Berhak, dan Bagaimana Jika Tak Cair?
-
Bikin Tanah Abang Macet, Mobil Parkir Liar 'Digulung' Satlantas dan Dishub
-
Prabowo Bertolak ke Washington, Siap Bertemu Trump Bahas Tarif Impor dan Kerja Sama Strategis
-
Jakarta Juara Sampah Plastik, Tapi Morowali Tertinggi Per Kapita Imbas Ledakan Industri Nikel
-
Rekor Buruk! Jakarta Timur Jadi Penyumbang Sampah Makanan Terbanyak, Tembus 432 Ton