/
Senin, 23 Januari 2023 | 09:15 WIB
Wali Kota Solo Gibran Rakabumig Raka. (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

Pengamat politik Effendi Gazali menyoroti gaya komunikasi politik yang dimiliki oleh Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. Pasalnya, Gibran kerap kali dicap sebagai sosok pemimpin yang slengean.

Meskipun demikian, Effendi menilai jika gaya tersebut justru akan menguntungkan untuk putra sulung Presiden Joko Widodo tersebut. Ia menilai bahwa ciri slengean yang miliki oleh Gibran justru akan menarik simpati dari anak-anak muda.

"Gaya komunikasi politiknya yang agak slengean, tapi langsung ke tujuan pokok persoalan itu banyak menarik anak-anak muda," ujar Effendi seperti dikutip melalui tayangan kanal YouTube tvOneNews pada Senin (23/1/2023).

Selain itu, menurut Effendi, cara Gibran dalam menghadapi pembenci Jokowi juga bisa meraup simpati dari para milenial.

"Gaya-gayanya yang berusaha mendekati walaupun ada orang yang menghina ayahnya itu juga mampu memenangkan simpati publik," terang Effendi.

Sebagai informasi, Gibran Rakabuming Raka menyatakan siap maju menjadi calon gubernur dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2024 mendatang.

Putra sulung Jokowi itu mengaku siap apabila ditunjuk dan mendapatkan restu dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

"Saya siap kalau ada penugasan, bukan berarti aku mau nyagub lho," ungkap Gibran.

Kendati demikian, Gibran sendiri mengaku tak memiliki ambisi untuk maju. Akan tetapi, Gibran siap jika memang dirinya ditugaskan partainya untuk maju dalam Pilgub nantinya.

Baca Juga: Seorang Pria di Putussibau Ditemukan Tewas di Bak Kamar Mandi

Dia menegaskan bahwa mengenai pencalonan gubernur diserahkan sepenuhnya pada keputusan PDIP.

"Ya siap, kalau ada tugas ya harus siap, tapi bukan berarti saya punya ambisi, enggak. Saya tuh nunggu perintah gitu lho, nunggu perintah bukan berarti mau nyagub," tegasnya.

Load More