/
Senin, 23 Januari 2023 | 14:24 WIB
Sally Azar jadi perempuan pertama yang ditahbiskan jadi pastor di Tanah Suci, Yerusalem, Palestina. Ia ditahbiskan pada Minggu (22/1/2023). (Facebook/Evangelical Lutheran Church in Jordan and Holy Land])

Seorang perempuan Palestina bernama Sally Azar ditahbiskan menjadi pastor di Gereja Lutheran pada Minggu (22/1/2023), demikian diwartakan BBC.

Azar adalah perempuan pertama yang ditahbiskan menjadi pastor di Tanah Suci. Ia juga adalah satu dari sedikit perempuan yang ditahbiskan dari pastor di dunia Kekristenan yang jumud.

"Saya berharap banyak perempuan sadar bahwa ini tidak mustahil dan para perempuan di gereja-gereja lain akan juga mengikuti kami. Saya sadar ini tidak akan terjadi dalam waktu singkat, tetapi ini menarik karena perubahan ini dimulai dari Palestina," kata Azar.

Di Palestina, yang dianggap Tanah Suci oleh gereja-gereja Kristen, Lutheran termasuk dalam kelompok minoritas. Di negara itu, komunitas Krister didominasi oleh denomiasi Ortodoks Yunani dan Katolik. Dua gereja tua ini tak mengizinkan perempuan menjadi pastor atau romo.

Sementara gereja-gereja Protestan semakin banyak yang mengizinkan perempuan menjadi pemimpin agama, termasuk di Palestina.

Azar sendiri ditahbiskan oleh Uskup Sani Azar, ayahnya sendiri. Sally mengaku ia terinspirasi oleh ayahnya sendiri dan tidak merasa terpaksa untuk belajar teologi.

"Ini panggilan saya," kata Azar.

Sebagai pastor, Azar akan bertugas memimpin kebaktian dan mengajar studi kitab suci di Yerusalem serta Beit Sahour, sebuah area di Tepi Barat yang diduduki Israel.

Load More