Pengacara Farhat Abbas mengkritik Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno.
Sebab Sandiaga Uno menyambut kedatangan Bunda Corla yang viral karena berkunjung ke Indonesia.
Sandiaga juga telah membuat konten dengan Bunda Corla dalam akun Instagram.
Farhat menilai kalau perilaku Bunda Corla bisa merusak seni dan budaya di Indonesia.
"Kritik menteri: agak aneh tingkah menteri pariwisata Sandiaga Uno yang mengandalkan medsos pribadi promosi diri sendiri hingga melampaui pariwisata Indonesia, nggak takut pak nerima duta LGBT, anak-anak Indonesia pengen sunat full pada mau jadi awewe semua?" kata Farhat Abbas dalam Instagram Stories yang diunggah akun @rumpii_asiik, dikutip dari Suara.com, Senin (24/1/2023).
Dia juga meminta Sandiaga untuk tidak panjat sosial dengan cara memanfaatkan viralnya Bunda Corla.
"Kurang-kurangilah pansosnya, tirulah Nikita Mirzani yang mulai sadar dan menjauh dari mamang Lacor," tukasnya.
Farhat turut mengingatkan Sandiaga bahwa Indonesia tidak seperti Thailand, yang seharusnya tidak sembarangan memberikan panggung bagi LGBT.
"Ingat! Baik buruk bangsa ini juga ada peran pariwisata di situ. Ini Indonesia bukan Thailand atau Jerman. Farhat Abbas mewakili Sulteng," tegasnya.
Baca Juga: Sandiaga Nilai Bukan Mustahil Banyak Partai Mau Gabung Koalisi Gerindra-PKB, Termasuk PPP
Bunda Corla memang jadi perbincangan publik karena perseteruannya dengan Nikita Mirzani beberapa waktu belakangan ini.
Artis lawas yang sekarang tinggal di Jerman itu diduga adalah seorang transgender.
Hanya saja Bunda Corla memang tidak pernah memberi tahu identitas aslinya berjenis kelamin perempuan atau laki-laki.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor
-
5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota
-
HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua
-
Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM
-
Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!
-
Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang
-
Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu
-
Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius