/
Senin, 23 Januari 2023 | 15:58 WIB
Tangkapan layar kepala desa asal Grobogan yang sesumbar siap urus 'Jokowi'. (Instagram/@lamputerangofficial)

Beberapa waktu lalu kepala-kepala desa menggeruduk Gedung DPR RI untuk menuntut perpanjangan masa jabatan menjadi 9 tahun. Permintaan para kades ini tentu menjadi buah bibir karena dianggap sebagai kemunduran demokrasi.

Namun di luar gagasan perpanjangan masa jabatan tersebut, publik juga dibuat geger dengan perilaku salah seorang kades dari Grobogan, Jawa Tengah.

Direkam di hotel yang dijadikan tempat mereka menginap, kades dengan penampilan sangar tersebut sempat berkelakar mampu mengurus Jokowi.

Meski tak menyebutkan nama lengkap, tentu publik langsung mengaitkan nama yang disebutkan sang kades dengan Presiden Joko Widodo.

"Muliho, Jokowi tak urusane! Mengko tak perpanjang sak matimu (Pulang saja sana, Jokowi saya yang urus! Nanti saya perpanjang sampai kamu meninggal)," ucap kades tesebut, dikutip dari akun Instagram @lamputerangofficial, Senin (23/1/2023).

Celotehan sang kades terdengar diamini sekaligus disambut gelak tawa rekan-rekan sejawatnya. Bahkan ada salah satu pria yang menepuk jidat kades yang sesumbar tadi.

Sementara ada kades lain yang ikut menanggapi, "Wis pokoke diperpanjang sak matine, ora trimo 9 tahun, sak matine (Sudah intinya nanti diperpanjang sampai meninggal, bukan cuma 9 tahun tapi sampai kamu meninggal)."

Belakangan terungkap nama kades yang sesumbar itu adalah Arif Sofianto. Rupanya Arif yang awalnya yakin bisa mengurus Jokowi, kini malah sibuk mengklarifikasi pernyataannya.

"Sehubungan dengan video di sosmed yang viral, pada saat saya demo, dengan ini saya klarifikasi, bahwa semua itu bercanda," ujarnya.

Baca Juga: Biaya Haji 2023 Diusulkan Naik, Begini 4 Cara Jitu Menabung untuk Naik Haji

Pihak Arif mengklaim tidak ada niatan untuk merendahkan presiden. Bahkan mereka sempat berdalih bahwa nama Jokowi yang disebutkan bukan merujuk kepada presiden, melainkan untuk Ketua RT di daerahnya.

"Jokowi yang disebutkan di situ adalah nama RT saya yang kebetulan sama, tidak ada unsur apa-apa," tuturnya.

"Itu biasa senda gurau sama saya, juga biasa kumpul bersama," pungkasnya.

Load More