Media sosial sedang digegerkan dengan pengakuan seorang warganet berinisial SDP yang mengaku sebagai mantan karyawan pengusaha viral Jhon LBF.
Lewat akun Twitter-nya, SDP mengungkap sederet "rahasia" perusahaannya yang tidak sesuai dengan pencitraan Jhon LBF di media sosial. Seperti Jhon LBF yang berperangai layaknya bos toxic yang disebut tidak segan memecat karyawannya dengan semena-mena.
Kini lewat video yang diunggah di kanal YouTube KH INFOTAINMENT, Jhon LBF mengklarifikasi tudingan mantan karyawannya tersebut.
"Saya yakin Saudari SDP ini juga bukan orang yang seperti itu, mungkin ada pembisik, mungkin ada orang yang ngompor-ngomporin," ucap Jhon LBF, dikutip pada Senin (23/1/2023).
Secara tersirat, Jhon LBF mengaku siap membawa tudingan viral SDP ke ranah hukum. Bukan hanya itu, Jhon LBF juga dengan gamblang membuka sederet pelanggaran yang dilakukan SDP selama masih bekerja dengannya.
"Saya bisa bicara dan ada bukti-buktinya," tegas Jhon LBF. Salah satunya perihal senioritas SDP terhadap karyawan-karyawan baru.
"Ini ada bukti chat-nya lho di handphone saya dan bisa saya tunjukkan. Jadi ada kalimat, 'Nih lu pada baca pake biji mata lu'. Jadi banyak kata-kata kasar yang dilontarkan Saudari SDP sehingga membuat kultur suasana bekerjanya menjadi horor," katanya.
Bukan hanya itu, Jhon LBF juga menyebut kinerja SDP beberapa kali menuai teguran. Bahkan kliennya sampai komplain langsung kepada Jhon LBF.
"Makanya waktu itu sempat ada Surat Peringatan. Teguran-teguran itu sudah sering. Dia slow response lah, terus janji ke klien tidak tepat waktu sehingga imej perusahaan terganggu juga pastinya," terang Jhon LBF.
Baca Juga: CEK FAKTA: Kamar Ferry Irawan Digeledah dan Bukti Kekejamannya Ditemukan, Benarkah?
"Sehingga perlu saya luruskan, tidak ada yang mau marah-marahin karyawan, komplain sama karyawan, kalau karyawannya sudah kerja bagus," imbuhnya.
Karena itulah, Jhon LBF menilai SDP seolah melupakan semua fasilitas yang pernah didapatkan dari perusahaan. "Jangan kita meludah di sumur kita sendiri yang selama ini kita cari nafkah di situ, bahkan sudah kita kasih ke keluarga kita," tandasnya.
Berita Terkait
-
Venna Melinda Mantab Bakal Ceraikan Ferry Irawan, Jhon LBF Kepergok Pakai Tas Fendi
-
Eks Karyawan Terus Umbar Perilaku Toxic, Jhon LBF Klarifikasi sampai Sumpah-sumpah: Demi Allah, Bertobatlah!
-
6 Kontroversi Jhon LBF yang Viral, Disebut Asal Pecat Karyawan dan Potong Gaji
-
Heboh Video Penampakan Truk Rombeng Pengangkut Sampah di Bekasi, Warganet: Itu Musuhnya Optimus Prime
-
Sambut Bunda Corla, Farhat Abbas Kritik Keras Sandiaga Uno: Enggak Takut Pak Nerima Duta LGBT?
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
Terkini
-
Sulit Dievakuasi, Bom Pesawat Raksasa di Blitar Masih Terkubur di Dasar Sungai Lahar
-
Apple Siapkan iPhone Air 2: 4 Kelebihan dari Pendahulunya, Benarkah Jadi Jawaban Kritik Pengguna?
-
Amerika Serikat Gugur, Christian Pulisic Soroti Klinisnya Lini Depan Belgia
-
Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
-
Daftar HP Infinix Harga Rp1-2 Juta per Juli 2026: Mana Pilihan Terbaik?
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Fantastis! Segini Harga 74 Kilogram Emas Batangan Hasil Sitaan Kasus Korupsi di Sentul
-
Statistik Laga Prancis vs Maroko: Mbappe CS Harus Waspada Demi Semifinal
-
8.000 Orang Lepas Status WNI dalam Lima Tahun, Indonesia Terancam Kehilangan SDM Berkualitas
-
Harga Anjlok, Direksi AMMN Malah Serok Saham Rp17 Miliar, Ada Apa?