Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa masuk dalam bursa calon wakil presiden mendampingi Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Sehubung dengan hal tersebut, pengamat politik Burhanuddin Muhtadi menilai potensi Khofifah untuk maju dalam kontestasi mendampingi Prabowo akan terganjal oleh beberapa hal, salah satunya karena mantan Menteri Sosial tersebut bukanlah anggota Partai Gerindra maupun PKB.
"Kalau misalnya ketua umum merasa hak untuk mencapres atau mencawapresnya ada di tangan ketua umum, sebagai previlage ketua umum, ya tentu sulit buat Mbak Khofifah untuk maju," kata Burhan seperti dikutip melalui tayangan kanal YouTube tvOneNews pada Selasa (24/1/2023).
"Mbak Khofifah ini bukan orang partai atau bukan orang struktur partai," sambungnya.
Namun, jika dilihat dari segi elektabilitas, masih ada kemungkinan Khofifah dipertimbangkan menjadi calon wakil presiden mendampingi Menteri Pertahanan tersebut.
"Tapi kalau perhitungannya adalah potensi elektabilitas, bisa jadi Mbak Khofifah bisa dipertimbangkan," terang Burhan.
Burhanuddin lantas membeberkan bahwa elektabilitas antara Khofifah dan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin tidak terpaut jauh.
"Kalau kita lihat dari data elektabilitas, sebenarnya perbedaan elektabilitas Gus Muhaimin sama Mbak Khofifah itu tidak terlalu tinggi, itu dalam margin of error ya," kata Burhan.
Meskipun demikian, Burhanuddin menegaskan bahwa terkait calon wakil presiden yang akan maju dalam kontestasi sepenuhnya berada di tangan Prabowo dan Cak Imin.
Baca Juga: Enam Bulan Dibina Pupuk Kaltim, Puluhan Peserta PAC Batch VI Siap Jawab Tantangan Industri
"Berkaitan dengan siapa yang disepakati oleh ketua tokoh yang mendapatkan mandat yaitu Ketua Umum Gerindra Pak Prabowo dan Ketua Umum PKB yaitu Gus Muhaimin. Karena bagaimana pun yang memiliki tiket secara formal adalah partai, " pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Gerindra-PKB Resmikan Sekber Koalisi, Bagaimana Kans Duet Prabowo-Cak Imin Hadapi 2024?
-
Prabowo dan Cak Imin Ulur Waktu Deklarasi, Takut Manuver Capres-Cawapres Pilihan Terbaca Partai Lain?
-
'Satu Langkah Maju' Pengamat Soroti Pembentukan Sekber Gerindra dan PKB: Prabowo-Cak Imin Makin Terlihat
-
Saling Ngotot Jadi Capres, Peluang Cak Imin Bersanding dengan Prabowo Masih Terbuka, Elite PKB: Sejauh Ini Belum Ada Calon Lain
-
Gerindra-PKB Resmi Bentuk Sekber, Masih Ada Peluang Partai Lain Gabung Koalisi: Kita Terbuka dengan Semua
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
-
Karhutla Riau Meluas Jadi 3.456 Hektare, Status Siaga Darurat Masih Berlaku
-
Sunscreen Apa yang Bagus? Ini 6 Rekomendasi yang Mencerahkan Wajah dan Anti Whitecast
-
Investor Masa Bodoh dengan Perang, Wall Street Terus Meluncur Naik
-
Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto
-
Jonatan Christie: Indonesia Open Ini Salah Satu Wishlist Saya
-
72 Kode Redeem FF Max Terbaru 15 April: Klaim Arrival Animation dan Gloo Wall Undersea
-
Jens Raven Menangis Haru Saat Dapat Panggilan Perdana Timnas Indonesia Senior
-
Transformasi SDM, Layanan Logistik RI Mulai Berstandar Global
-
Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?