/
Selasa, 24 Januari 2023 | 17:05 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Megawati Soekarnoputri di HUT ke-50 PDIP (YouTube)

Pengamat politik Rocky Gerung menilai Presiden Jokowi merupakan politisi yang pongah meski sudah disentil Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Hal itu dinilai Rocky sehubungan dengan keputusan Jokowi yang setuju adanya perpanjangan masa jabatan Kepala Desa yang awalnya 6 tahun menjadi 9 tahun.

Rocky menyebut ada banyak semacam konsolidasi untuk memastikan dukungan keinginan rakyat dari desa.

“Ya kita dapat bocoran banyak bahwa ada semacam konsolidasi lagi untuk memastikan bahwa harus dimulai dengan semacam orkestrasi dari desa supaya terlihat seolah-olah dukungan itu dukungan riil, dukungan keinginan rakyat,” kata Rocky melansir dari kanal YouTube miliknya, Rocky Gerung Official pada Selasa (24/01/2023).

Oleh sebab itu, Rocky menilai Jokowi adalah politisi yang pongah, padahal sudah disentil oleh Megawati sendiri. Sebab menurutnya, Jokowi mampu bertahan dengan cara pongah tersebut.

"Jadi dimulai dengan mobilisasi, dimulai dengan janji-janji. Nah, ini masalah kita Jokowi tetap seorang politisi yang yang pongah gitu," tutur Rocky.

"Yang bahkan udah dijewer oleh ketuanya Ibu Megawati, tapi tetap dia tahu bahwa hanya dengan cara itu dia bertahan," jelasnya. 

Menurut Rocky, pengesahan perpanjangan masa jabatan Kades yang seolah sangat mudah, disinyalir sebagai cara Presiden Jokowi untuk menarik simpati dari kalangan akar rumput demi melanjutkan tiga periode.

"Jadi dia akan bertahan dengan cara yang pongah ya, cara yang dangkal dengan memobilisasi kan para kepala desa di dalam politik. Mobilisasi itu bagian paling buruk dari politik, yang bagus adalah partisipasi yang datang dari kehendak real bukan sesuatu yang di digoda-goda,” tutur Rocky.

Baca Juga: Siap-siap! Menkes Kasih Sinyal Vaksin Covid Booster ke Depan Bakal Berbayar

Rocky menyampaikan bahwa kedepannya kemungkinan bisa saja para kades berkumpul lagi dan bahkan menuntut masa jabatan seumur hidup.

“Lama-lama nanti akan ada mungkin Oke kalau beberapa kepala desa merasa ini kurang bagus nih ya ceritanya, maka akan dikumpulkan lagi untuk karena kami ingin supaya masa jabatan bisa seumur hidup,” ungkapnya. 

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.

Load More