Dia lantas dijemput jenderal TNI bernama Agus Hidayat—diperankan Yayu Unru—untuk dibawa ke laboratorium.
Nah, ternyata, di dalam laboratorium tersebut ada pekerja lab yang sudah meninggal dunia akibat ditembak oleh aparat.
Dalam film tersebut diceritakan, Jenderal Agus Hidayat mengklaim sengaja menembak pekerja lab tersebut karena mengamuk setelah digigit rekannya pada bagian kaki.
Uniknya lagi, saat adegan Christine Hakim masuk ke ruangan khusus laboratorium, jasad pekerja yang diperiksanya adalah perempuan.
Baca Juga: Divonis Lebih Rendah Dibanding Tuntutan Jaksa, Eks Presiden ACT Ahyudin Pikir-pikir Ajukan Banding
Pertanyaan selanjutnya adalah, siapakah pemeran jasad pekerja lab tersebut? Apakah juga seorang artis Indonesia?
Pada bagian akhir episode 2 The Last of Us, disebutkan bahkan pekerja lab tersebut bernama asli Sharon Crandall.
Sharon Crandall bukannya artis Indonesia. Dia tercatat sebagai artis, penyanyi, sekaligus pelatih asal Kanada.
Meski tinggal di Kanada, Sharon Crandall pada akun Instagram pribadinya menuliskan bahwa dirinya "Lahir dan membara di Indonesia."
Untuk diketahui, The Last of Us seri pertama dibuat dalam 9 episode.
Kalau berdasarkan game aslinya, The Last of Us Part 1, keseluruhan cerita berakhir saat Joel dan Ellie mencapai markas besar pemberontak Fireflies.
Berita Terkait
-
Isi Prolog Christine Hakim di The Last Of Us, Bikin Warganet Merinding!
-
Adegan Menarik The Last of Us Tentang Indonesia: Lagu Ari Lasso hingga Jakarta Mau Dibom
-
Profil Christine Hakim dan Yayu Unru, Aktingnya di The Last Of Us Bikin Takjub
-
6 Fakta The Last of Us, Nama Christine Hakim Jadi Trending di Media Sosial
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai