/
Selasa, 24 Januari 2023 | 19:58 WIB
Pelaku pengeroyokan driver ojol di Mangga Besar yang viral di media sosial. (Ist)

Sebuah peristiwa pengeroyokan atas pengemudi ojek daring atau ojek online alias ojol menjadi viral setelah diunggah ke media sosial. Dalam tayangan itu diperlihatkan seorang pengemudi dipukuli di sebuah rumah makan. Kejadian berlangsung Minggu (22/1/2023) di kawasan Mangga Besar, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat.

Dikutip dari Suara.com, pihak Kepolisian segera bergerak cepat melakukan penyelidikan. Dan tidak sampai enam jam setelah  kejadian, jajaran Polsek Metro Tamansari berhasil menangkap sejumlah remaja pelaku penyerangan driver ojol itu.

Kapolsek Metro Tamansari, AKBP Rohman Yonky Dilatha membenarkan pihaknya telah menangkap pelaku penyerangan atas driver ojol pada Minggu.

"Ada dua remaja saat ini yang kami sudah tetapkan sebagai tersangka. Yaitu RS (21) dan MF (17). Tiga lainnya masih di bawah umur," jelas AKBP Rohman Yonky Dilatha, Minggu (23/1/2023).

Dituturkannya kejadian bermula saat Putra, seorang pengemudi ojol mengantar pacarnya di Mangga Besar. Ia tidak senang kepada para pelaku yang sedang nongkrong di dalam gang dan menggoda sembari bersiul-siul. Atau pendek kata melakukan tindakan catcalling.

"Dia mengantarkan teman perempuan lewat Gang Langgar. Oleh anak-anak di situ digoda swat swit, swat swit. Ia tidak terima, turun dari motor, kemudian dipukuli," jelas AKBP Rohman Yonky Dilatha.

Usai dipukuli, Putra melaporkan kejadian itu ke pangkalan ojol. Kawan-kawannya yang geram melihatnya dipukuli akhirnya menyerang balik kelompok anak nongkrong tadi.

Akan tetapi, kelompok ojol kocar-kacir lantaran gerombolan pelaku lebih banyak.

"Salah satu temannya ada yang bersembunyi di restoran. Pelaku mengejar sampai sana, dan memukuli di lokasi," imbuh AKBP Rohman Yonky Dilatha.

Korban ini bernama Subhan, dikeroyok hingga dahinya mengeluarkan darah. Dialah yang terekam dalam video dan menjadi viral.

AKBP Rohman Yonky Dilatha menandaskan bahwa para pelaku pengeroyokan driver ojol bukan kelompok gengster.

Meski telah meringkus para pelaku, ia menegaskan pihaknya masih mencari beberapa orang yang terlibat dalam peristiwa pengeroyokan itu.

Load More