Beredar kabar mengenai Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menangkap Emha Ainun Nadjib atau yang akrab disapa Cak Nun.
Dalam video ini disebutkan bahwa alasan penangkapan tersebut buntut dari ceramah Cak Nun yang menyamakan Presiden Joko Widodo seperti Firaun.
Informasi ini disebarkan melalui video yang diunggah oleh kanal YouTube NARASI POLITIK pada Sabtu (21/1/2023).
Dalam unggahannya, kanal YouTube ini menuliskan narasi sebagai berikut.
"Breaking news..!!Ngeri cak nun katakan jokowi firaun kapolri dengan sigap tangkap cak nun begini.!!"
"BREAKING NEWS. CAK NUN KATAKAN JOKOWI FIRAUN. KAPOLRI DENGAN SIGAP TANGKAP CAK NUN SEPERTI INI!!"
Selain itu, dalam thumbnail video yang dibagikan, terlihat gambar beberapa anggota kepolisian yang sedang menggelandang Cak Nun di Istana Negara.
Lantas benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Baca Juga: Berani Bayar Mahal, Ini 6 Kasus Artis yang Ditangani Hotman Paris
Berdasarkan penelusuran, klaim Kaplri menangkap Cak Nun buntut sebut Jokowi seperti Firaun adalah tidak benar.
Faktanya, dalam video berdurasi 8 menit 10 detik ini sama sekali tidak berisi terkait klaim yang ditulis oleh pengunggah video. Video ini justru berisi beberapa tayangan yang saling tidak berkaitan dan kemudian digabung menjadi satu.
Selain itu, narator dalam video ini juga hanya membacakan artikel berjudul Ngakak! Bela Anies, Serang Jokowi, Andi Arief Bikin Anies Kena Tuampol Bawaslu! yang diunggah oleh Seword.com pada Senin (23/1/2023).
Terlepas dari isi video itu, hingga sekarang juga tidak ada informasi valid atau kredibel mengenai kabarpenangkapan Cak Nun.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Kapolri menangkap Cak Nun buntut hina Jokowi seperti Firaun adalah keliru.
Berita Terkait
-
Dinasti Politik Mulai Sempurna, Jokowi Masuk Golkar, Gibran Magang di PDIP, Kaesang Masuk Demokrat
-
Rocky Gerung Singgung Jokowi Sok Kaget Dengar Kaesang Mau Terjun ke Dunia Politik: Biar Diomongin
-
Kaesang Ingin Terjun ke Dunia Politik, Rocky Gerung: Jangan Nebeng Kekuasaan Ayahmu!
-
Anak Bungsu Jokowi Niat Terjun ke Politik, Demokrat Buka Pintu buat Kaesang: Silakan kalau Mau Gabung
-
PPP Siap Dukung Kaesang Maju Pilkada jadi Suksesor Gibran di Solo
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Waga non Kaltim Tak Boleh Nyinyiri Rudy Mas'ud, Pakar Komunikasi: Fenomena Defensif
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Cerita dari Dapur Kayu Bakar: Tradisi Memotong Ayam dan Doa Opung untuk Cucu Merantau
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Warga Luar Kaltim Dilarang Mengkritik, Akademisi: Pernyataan Terlalu Sempit
-
Residivis Tega Cabuli Bocah 10 Tahun di Kamar Mandi Musala Daerah Tanjung Senang
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Lebaran Terakhir di Tuban Sebelum Gugur di Langit Kalimantan: Sosok Kapten Marindra di Mata Warga
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Dwigol Winger Arema FC Gabriel Silva Benamkan Persis di Kawah Kanjuruhan