News / Nasional
Kamis, 04 Juni 2026 | 22:23 WIB
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Dayeng di Kantor BGN, Jakarta, Kamis (4/6/2026). [Suara.com/Lilis Varwati]
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional untuk memimpin pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis.
  • Pengalaman Nanik sebagai Wakil Kepala BGN sebelumnya menjadi pertimbangan utama agar ia memahami seluruh proses kegiatan lembaga tersebut.
  • Nanik dinilai memiliki karakter tegas dan disiplin dalam memantau standar operasional serta menjaga kualitas makanan bagi para penerima.

Suara.com - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan sejumlah pertimbangan di balik pengangkatan Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Pertimbangan tersebut menjadi dasar Presiden Prabowo Subianto menunjuk Nanik bersama dua wakil kepala BGN, Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.

"Yang pertama, beliau kan sudah beberapa saat terakhir, beberapa bulan mengemban amanah sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional sehingga kita meyakini beliau sudah cukup waktu untuk memahami seluruh proses atau kegiatan yang berjalan di Badan Gizi Nasional," kata Pras di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Pras mengungkapkan alasan kedua adalah karakter Nanik yang dinilai tegas dan disiplin dalam melakukan evaluasi serta monitoring pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Nah, yang kedua, dalam evaluasi dan monitoring, beliau salah satu yang cukup kalau boleh dibilang sangat strict, sangat tegas terhadap yang kemarin kami sampaikan," kata Pras.

"Kedisiplinan di dalam menjalankan SOP-SOP, kedisiplinan di dalam menjalankan manajemen di Badan Gizi Nasional, kedisiplinan juga di dalam menjaga kualitas makanan yang kita sajikan kepada seluruh penerima manfaat," sambung Pras.

Sebelumnya diberitakan bahwa Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) setelah sekitar 1,5 tahun dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap kinerja lembaga tersebut. Selain Dadan, dua Wakil Kepala BGN, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya, juga diberhentikan.

Pengumuman pergantian pimpinan BGN disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Istana Kepresidenan Jakarta pada 2 Juni 2026. Menurut Pras, keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil evaluasi serta masukan dari berbagai pihak, termasuk kementerian terkait dan masyarakat penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sebagai pengganti, Prabowo mengangkat Nanik S. Deyang yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala BGN menjadi Kepala BGN. Sementara posisi Wakil Kepala BGN diisi oleh Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.

Baca Juga: Roman Politik di Balik Harlah Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?

Pemerintah berharap kepemimpinan baru dapat segera melakukan konsolidasi internal, memperkuat koordinasi dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, serta meningkatkan kinerja, tata kelola organisasi, dan percepatan pelaksanaan program-program prioritas di bidang gizi guna memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Load More