Bakal calon presiden dari Partai NasDem Anies Baswedan kembali menjadi sorotan dari berbagai pihak. Hal ini karena kaus yang dikenakannya saat melakukan safari politik ke Bandung pada Minggu (22/1/2023).
Pada momen tersebut, mantan Gubernur DKI Jakarta ini terlihat mengenakan kaus hitam bertulis Abdi nu ngider naha anjeun nu keder, yang kurang lebih memiliki arti saya yang keliling mengapa Anda yang kepanasan.
Tulisan tersebut disinyalir menjadi jawaban sekaligus balasan dari Anies yang kerap kali mendapatkan penolakan saat bersafari ke sejumlah tempat.
Merespons gaduh soal kaus yang dikenakan Anies, Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya mengungkapkan bahwa ribut-ribut tersebut menandakan bahwa mantan Menteri Pendidikan tersebut memiliki tempat di hati masyarakat.
"Saya yang keliling kenapa kamu yang pusing gitu kan. Itu menunjukkan suatu hal yang Anies benar-benar mendapatkan tempat di hati publik secara spontan," kata Willy seperti dikutip melalui tayangan kanal YouTube MetroTV pada Kamis (26/1/2023).
Willy Aditya juga mengungkapkan bahwa hal tersebut merupakan ekspresi dari kreatifitas publik sehingga harus diapresiasi.
"Spontanitas itu harus kita hargai bentuk kreatifitas suatu hal yang harus diapresiasi," terangnya.
Berita Terkait
-
Calon Rekan Koalisi Bertandang ke Sekber Gerindra-PKB, PKS Yakin NasDem Nggak akan Minggat dari Koalisi Perubahan
-
Sufmi Dasco Tertawa Saat Ditanya Maksud Kunjungan NasDem di Markas Gerindra - PKB
-
Polemik Teror Sekarung Ular Kobra Jelang Kunjungan Anies, Lawan Terancam?
-
Kader Demokrat Puji Langkah AHY Ajak NasDem-PKS Bentuk Sekretariat: Biar Nggak Ada Lagi yang Celometan
-
Demokrat Fix Dukung Anies Baswedan Jadi Bacapres, Bukti Masih 'Cakar-cakaran' dengan PKS?
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional