Jaksa Penuntut Umum (JPU) kembali menjadi sorotan publik di persidangan saat membacakan replik jawaban atas pleidoi milik Bharada E alias Richard Eliezer.
Pasalnya, jaksa yang membacakan replik Bharada E tersebut tertangkap kamera berulang kali mengusap-usap matanya. Momen tersebut terjadi saat sidang di PN Jakarta Selatan pada Senin (30/01/2023).
Dilihat Metro Suara dari tayangan KOMPAS TV, pada momen pembacaan replik itu, jaksa terlihat mengedipkan matanya secara cepat dengan suara tegas.
Ketika membuka halaman selanjutnya, jaksa menjeda ucapannya sembari kembali mengedipkan matanya secara cepat. Kali ini dia mengusap matanya begitu kilat dengan menggunakan salah satu tangannya.
Kedipan mata secara cepat kembali dilakukan jaksa hingga akhirnya dia lagi-lagi mengusapkan matanya sampai memberikan jeda dalam pembacaan replik Bharada E.
Usai selesai membacakan replik Bharada E, jaksa memberikan berkas ke rekannya dan langsung menengok ke belakang. Jaksa itu kembali mengusap matanya dengan cepat dan kali ini usapannya terlihat lebih terburu-buru.
Dalam pembacaan replik oleh jaksa tersebut, terhitung sudah 3 kali ia mengusap matanya secarap cepat dan tak terhitung lagi berapa kali dia mengedipkan matanya.
Kendati demikian, tidak diketahui apakah kedipan mata serta usapan mata itu merupakan sebuah kebetulan jaksa kelilipan atau menangis.
Momen itu seketika mencuri atensi publik dan menuai beragam tanggapan di kolom komentar tayangan tersebut.
Baca Juga: Isu Penculikan Anak Meluas dari Bangkalan, Probolinggo, Mojokerto sampai Malang
Kebanyakan warganet memberikan tanggapan pedasnya dan menganggap jaksa hanya melakukan akting semata.
"Tidak usah pura-pura nangis. Tidak akan ada lagi yang mau ungkap kejahatan. Hidup orang dibuat jadi mainan. Aneh-aneh mereka ini," kata Ai***.
"Udah nggak usah akting usap-usap mata. Toh pada ujungnya mengecewakan. Nggak usah berharap kepada JPU yang sok tegas sok garang tapi ujungnya zonk mengecewakan sakit & terluka. Berharap vonis hakim yang mulia semoga memvonis yang adil seadil-adilnya," imbuh Fer***.
"Udahlah bisa ditebak dari awal si jaksa Erna diganti udah ketahuan masuk angin. Emang penegak hukum di sini udah terang-terangan nggak ada malunya," timpal Bing**.
Berita Terkait
-
Bikin Dilema Yuridis, Kondisi Bharada E Justice Collaborator sekaligus Eksekutor
-
Jaksa Balas Pleidoi Putri Candrawathi: Sebut Cuma Cari Simpati, Singgung Cara Agama Hormati Wanita
-
Apa itu Amicus Curiae yang Dikirim Masyarakat untuk Lindungi Richard Eliezer?
-
JPU Minta Hakim Vonis 12 Tahun Penjara dan Abaikan Pledoi Richard Eliezer
-
Jaksa Akui Dilema Saat Tuntut Bharada E 12 Tahun Penjara di Kasus Brigadir Yosua
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan