Ibu Ferry Irawan Hariati mengaku tidak puas dengan hasil visum menantunya, Venna Melinda yang dijadikan sebagai bukti dalam laporan polisi atas putranya.
Ferry Irawan kini mendekam dalam tahanan Polda Jawa Timur di Surabaya, setelah dilaporkan oleh Venna Melinda dalam kasus KDRT yang terjadi di Kediri, Jatim.
Hariati menilai hasil visum yang digunakan Venna Melinda dibuat oleh dokter yang sudah dikenal oleh aktris dan politikus tersebut. Karenanya ia merasa tidak puas dan mendesak agar menggunakan dokter yang netral.
"Enggak puas buat Mami. Kalau mau visum harusnya dokternya enggak kenal dengan Ferry, enggak kenal dengan Venna, mau Mami begitu," kata Hariati ditemui di salah satu daerah di Jakarta Selatan kemarin.
Hariati juga mengungkit soal visum yang bukan dibuat di Jawa Timur, tetapi di Jakarta yang jaraknya jauh dari tempat kejadian KDRT.
"Ini kan visumnya di sini, di Jakarta dan baru-baru ini," sambungnya.
Sunan Kalijaga selaku kuasa hukum keluarga Ferry Irawan mengatakan seharusnya Venna Melinda melakukan visum dengan dokter yang menjadi rujukan polisi.
"Ada keberatan dari pihak keluarga. Kenapa dokter yang digunakan itu bukan dokter dari pihak yang netral? Kenapa mesti dokter yang kenal?" kata Sunan Kalijaga.
"Kalau secara hukum seharusnya apa pun itu diserahkan ke pihak kepolisian," tegasnya.
Menurut Sunan Kalijaga hasil visum untuk kasus dugaan KDRT ada baiknya diambil oleh dokter yang jadi rujukan polisi. Keluarga berharap Polda Jatim menggunakan hasil visum dari dokter yang direkomendasikan penyidik sebagai alat bukti.
Ibu Ferry Irawan pekan ini mencuri perhatian setelah mendatangi rumah Venna Melinda di Jakarta. Tak diizinkan masuk, ia menunggu menantunya tersebut di luar rumah bersama wartawan.
Pada kesempatan itu Hariati menyampaikan banyak hal. Mulai dari kecurigaan soal darah di wajah Venna Melinda hingga peringatan kepada menantunya bahwa ia masih istri sah Ferry Irawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim