Desas-desus pencalonan Gibran Rakabuming menjadi gubernur menuai beragam reaksi dari warganet. Meski sebagian besar warganet mendukung Wali Kota Solo itu untuk maju menjadi gubernur, tetapi tak sedikit warganet lain yang menentangnya.
Tak hanya itu, isu Gibran akan melenggang menjadi Gubernur DKI Jakarta pun membuat situasi semakin panas.
Baru-baru ini, putra bungsu Presiden Jokowi itu menanggapi cuitan warganet yang mendukungnya. Namun, Gibran harus bisa mengatasi macet yang terjadi di salah satu wilayah di Solo terlebih dahulu sebagai syaratnya.
"Mas @gibran_tweet, aku bakalan dukung jenengan jadi Gubernur Jateng ataupun Gubernur DKI Jakarta atau bahkan jadi Presiden, asalkan jenengan bisa ngatasi dulu lalu lintas macet di depan SD Takmirul Solo saat pagi hari. Udah itu aja syaratnya, soalnya aku setiap hari lewat situ. Terima kasih," tulis warganet dengan akun @satriyotutuko pada 1 Februari 2023.
Gibran pun menyanggupi permintaan warganet dengan menjawab singkat, "Nggih bopo."
Namun rupanya jawaban Gibran tersebut dinilai ambisius oleh warganet lainnya. Salah satu pengguna Twitter dengan akun @yaniarsim menyebut jika Gibran terlalu bernafsu untuk maju menjadi Gubernur DKI Jakarta.
"Nafsu banget jadi Gubernur DKI. Emang warga Jakarta mau? Ngaca," cuit pemilik akun tersebut.
Alih-alih menjawabnya, suami Selvi Ananda itu menanggapinya dengan meme salah satu tokoh ikan di dalam kartun SpongeBob SquarePants.
Meme tersebut belakangan ini sering digunakan oleh Gibran. Gambar meme itu memiliki tulisan "Tak sanggup melihat fakta seterang ini" dengan pose ikan dalam kartun anak-anak itu sedang menutup mata dan silau dengan cahaya.
Baca Juga: Kaoru Mitoma, Pemain yang Menulis Tesis tentang Dribble dalam Sepakbola
Cuitan itu kemudian mendapat beragam tanggapan dari warganet.
"Boleh dong punya cita-cita. Masalah menang kalah, Allah yang menentukan," tulis akun @Eri3Kusmanto
"Ganti memenya mas wali, biar nggak bosen," komentar @Erika001222
"Salut sih, orang ngehujat mas Gibran tapi malah dianggep lucu-lucuan. Beda cerita kalau orang lain," tambah @donipohan7
"Jarang lho, sekelas pejabat daerah atau wali kota yang langsung merespons keluhan warganya. Sehat selalu mas Gibran, semoga Kota Solo semakin maju di bawah kepemimpinanmu. Meskipun Solo banyak PR yang harus dibenahi. Tapi saya yakin mas Gibran pemimpin yang konsisten untuk memajukan Kota Solo," ungkap @brotherstamy
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Gibran Turun Langsung ke Lokasi Tanah Bergerak di Tegal, Cek Kondisi Bencana dan Pengungsian
-
Muzani Pimpin Yel-yel di Senayan: Gerindra Menang, Prabowo Presiden, Presiden Dua Periode!
-
Link Download Epstein Files Resmi, Cek Deretan Fakta Mengerikan di Sini
-
Timnas Indonesia dan Iran Punya Modal Identik Jelang Final Piala Asia Futsal 2026
-
Membaca Halte Alam Baka: Pelajaran Hidup Tanpa Beban Penyesalan
-
Pre-Order Dibuka, Final Fantasy 7 Rebirth Siap ke Nintendo Switch 2 Sebentar Lagi
-
Honor Magic V6 Siap Guncang Mobile World Congress 2026, HP Lipat Fast Charging Tercepat di Kelasnya
-
Gempa Pacitan Guncang DIY: 40 Warga Dirawat Medis, Kerusakan Terkonsentrasi di Bantul
-
Berapa Besaran Zakat Fitrah 2026 di Sumatera Utara? Cek di Sini
-
Buntut Mens Rea, Pandji Pragiwaksono Bawa Hasil Diskusi MUI ke Penyidik Polda Metro Jaya