Sertifikat memiliki makna fundamental, yaitu memastikan adanya kepastian hukum.
Pada Jumat (3/2/2023), Raja Juli Antoni, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/ Waka BPN) menyerahkan sertifikat wakaf dan gereja serta peruntukan lainnya sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Lokasinya adalah Desa Ambawang Kuala, Kalimantan Barat.
Dikutip kantor berita Antara dari rilis resmi, Raja Juli Antoni menyampaikan bahwa ada ratusan ribu masjid dan puluhan ribu gereja yang menjadi fokus supaya semua rumah ibadah dapat tersertifikasi. Targetnya selesai pada 2024.
"Sesuai dengan arahan Presiden dan Menteri, Kementerian ATR/BPN akan fokus untuk melakukan sertifikasi rumah ibadah sehingga umat apapun dapat beribadah dengan nyaman," tegas Raja Juli Antoni.
Dalam kesempatan itu, Raja Juli Antoni menyerahkan 36 sertifikat yang terdiri dari delapan masjid, delapan gereja, delapan surau, dua pesantren dan 10 fasilitas umum lainnya. Sertifikasi Tanah Wakaf dan Rumah Ibadah menjadi perhatian khusus Presiden Joko Widodo dan Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto.
"Presiden Jokowi memberikan perhatian khusus terhadap sertifikasi tanah wakaf. Sejak 1977 telah disertifikasi 207.033 tanah wakaf dan 53 persen atau 109.838-nya dilakukan oleh Pak Jokowi," jelas Raja Juli Antoni.
Ia menyatakan bahwa sertifikat tanah merupakan hal yang sangat penting untuk keamanan objek tanah.
"Lembar kertas ini memiliki makna fundamental, yaitu memastikan adanya kepastian hukum yang dapat melindungi tanah tersebut dari mafia tanah yang jahat," kata Raja Juli Antoni.
Berita Terkait
-
Desa Lumbang di Kabupaten Sambas Terendam Banjir, Warga Berharap Pemerintah Normalisasi Sungai
-
Cornelis sebut Cita-cita Sutarmidji untuk Kalimantan Barat Belum Selesai, Sinyal Dukungan 2 Periode?
-
Jembatan Gantung di Melawi Mendadak Ambruk, Warga Berharap Pemerintah Cepat Beri Penanganan
-
Siswa di Kubu Raya Dilarang Membawa Lato-Lato ke Sekolah
-
Harga LPG 3 Kg di Sanggau Capai Rp30 Ribu
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Siapa 'Pimpinan Berjenjang' BPK yang Disebut Titin Rita dalam Kasus Edison Muara Enim?
-
Jutaan Ikan Mati Mendadak di Mempawah, Kerugian Pembudidaya Diperkirakan Miliaran
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami
-
Piala Dunia 2026 Dimulai! Jadwal Pembukaan dan Link Streaming Pertandingan
-
Korupsi Makan Bergizi Gratis Memanas! Kejagung Isyaratkan Jumlah Tersangka Bakal Bertambah
-
Iwan Fals, Dewa 19, dan NDX AKA Bakal Ramaikan +62 Coffee R-I Fest 2026
-
Pemuda Bayar Motor Rp12 Juta dengan Uang Palsu, Modusnya Terbongkar dalam Hitungan Menit
-
Listrik Jabodetabek Padam Bergilir
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia