/
Rabu, 08 Februari 2023 | 15:14 WIB
Pesawat milik Susi Air jenis Pilatus Piper (ANTARA/HO/Dokumen Pribadi)

Selain pilot pesawat Susi Air diduga disandera yang belum ditemukan, tim TNI-Polri berhasil melakukan evakuasi para pekerja bangunan di Kabupaten Nduga.

Komandan Korem 172/Praja Wira Yakthi Brigadir Jenderal TNI Juinta Omboh Sembiring mengatakan hingga saat ini keberadaan pilot Susi Air Philip Martens yang disandera kelompok kriminal bersenjata di Kabupaten Nduga, Papua, belum diketahui.

Dikutip dari kantor berita Antara, sebelumnya tim gabungan TNI-Polri sudah berhasil membebaskan 15 pekerja bangunan atau tukang yang membangun puskesmas dan fasilitas kesehatan di Paro, Papua.

"Memang benar, keberadaan pilot berkebangsaan Selandia Baru itu hingga kini belum diketahui lokasinya.  Anggota TNI dan Polri masih melakukan pencarian terhadap yang bersangkutan dan berharap dalam kondisi selamat," tambah Brigjen Sembiring dari Jayapura, Rabu (8/2/2023).

Kejadian hilangnya pilot pesawat Susi Air tipe Pilatus Piper terjadi saat pesawat mendarat di Paro, Kabupaten Nduga, Papua, dari Timika.

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya pada Selasa (7/2/2023) membakar pesawat dengan pilot Philip Max Martens asal Selandia Baru yang membawa lima orang penumpang, dan satu bayi.

Tindakan pembakaran itu dilakukan sejumlah anggota KKB di Lapangan Terbang Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Papua, Selasa  pagi.

Pesawat milik Susi Air itu terbang dari Bandara Moses Kilangin Timika pukul 05.33 WIT dan dijadwalkan kembali pukul 07.40 WIT.

Komandan Satgas Damai Cartenz Kombes Pol Faizal Rahmadani mengatakan personel TNI dan Polri berhasil mengevakuasi 15 orang pekerja bangunan yang sedang membangun puskesmas di Paro ke Timika.

Para pekerja ini melarikan diri ke gunung dan ditolong warga setempat, lantas tim TNI-Polri melakukan evakuasi menggunakan tiga helikopter.

Load More