Masyarakat turut berpartisipasi mengamankan ke-15 pekerja bangunan yang diancam akan dibunuh KKB.
Tiga regu sudah disiapkan untuk diturunkan ke Paro, Kabupaten Nduga, Papua untuk melakukan upaya pembebasan para pekerja bangunan sejumlah 15 orang, serta keberadaan pilot Susi Air yang disandera.
Dikutip dari kantor berita Antara, Kapolres Nduga AKBP Rio Aleksander Penelewan memimpin upaya pembebasan 16 orang sandera yang berada di bawah pengawasan Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB dengan pimpinan Egianus Kogoya.
"Proses sudah berjalan dan saat ini saya sedang memberikan brifing," jelas Komandan Satgas Damai Cartenz Kombes Pol Faizal Rahmadani.
KKB yang berada di bawah komando Egianus Kogoya, pad Selasa (7/2/2023) dilaporkan membakar pesawat milik Susi Air yang dengan pilot Philip Martin berkebangsaan Selandia Baru.
Selain itu KKB juga dilaporkan menyandera 15 pekerja atau tukang yang sedang membangun puskesmas di Paro. Mereka adalah Gregorius Yanwarin, Domianus Wenehen, Thadeus Belyanan, Ical Behuku, Simon Walter, Martinus Yanwarin, Gerardius Ruban, Fransiskus Rendi Ruban, Yogi Parlahutan Siregar, Refalino Walten, Antonius Heatubun, Martinus Heatubun, Andreas Kolatlena, Amatus Ruban, serta Walterius Emanuel Heatuban.
Di Distrik Paro tidak ada pos TNI-Polri dan untuk mencapai wilayah diperlukan perjalanan 20 menit berkendaraan dari Kenyam, ibukota Kabupaten Nduga atau sekitar 25 menit dari Timika.
Kekinian, seluruh petugas bangunan yang mengerjakan gedung puskesmas di Paro itu sudah dievakuasi dan tiba di Timika. Proses evakuasi mengerahkan tiga helikopter milik TNI-Polri.
"Mereka baru saja tiba di Timika dan akan langsung diperiksa kesehatannya," jelas Kombes Pol Faizal Rahmadani, yang menjabat Dirkrimum Polda Papua.
Dipaparkannya, proses evakuasi dilakukan setelah tim yang dipimpin Kapolres Nduga AKBP Rio Aleksander Penelewan datang menggunakan helikopter tiba di sekitar lokasi ke-15 orang tukang yang diamankan masyarakat di kawasan itu.
Mereka melarikan diri dan diselamatkan warga ke atas gunung, setelah diancam hendak dibunuh KKB pimpinan Egianus Kogoya.
"Para pekerja bangunan itu berada di atas gunung dan sempat berkomunikasi karena ada sinyal, sehingga posisinya diketahui dan setelah diamankan langsung dievakuasi ke Kenyam, ibu kota Kabupaten Nduga," jelas Kombes Pol Faizal Rahmadani.
Berita Terkait
-
Tim Gabungan TNI dan Polri Koordinasi Penyelamatan Pilot Susi Air dan Pekerja Bangunan, Ada Bayi dalam Pesawat
-
OPM Sandera Pilot Susi Air, Komisi I DPR Minta Pihak Terkait dan TNI Komunikasi Lakukan Pembebasan
-
Pesawat Susi Air Diduga Dibakar KKB di Bandara Paro, Papua
-
Mendarat di Markas OPM, Polisi Tak Tutup Kemungkinan Pesawat Susi Air Jadi Target Sandera
-
Pesawat Susi Air Terbakar Di Nduga Papua, Diduga Dibakar KKB
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung