/
Minggu, 12 Februari 2023 | 12:40 WIB
Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. (Istimewa)

Polemik isu utang Anies ke Sandiaga sebesar Rp 92 miliar akhirnya dijawab langsung dari mulut Anies Baswedan.

Klarifikasi Anies soal utangnya ke Sandiaga Uno ketika di Pilkada DKI Jakarta 2017 ini dijawab dalam kanal YouTube Merry Riana.

Ia mengakui kalau utang tersebut memang dipakainya untuk modal kampanye saat Anies maju bersama Sandiaga sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Akan tetapi Anies mengklaim kalau uang itu bukan dari Sandiaga, melainkan dari pihak ketiga yang akan dinyatakan lunas apabila keduanya menang di Pilkada tersebut.

"Jadi bukan uang Pak Sandi, ada pihak ketiga yang mendukung," ungkap Anies Baswedan, dikutip dari Suara.com, Minggu (12/2/2023).

Anies menyampaikan, ketika masa kampanye Pilkada DKI ada banyak penyumbang, baik itu yang ia ketahui maupun tidak.

Penyumbang itu disebut Anies langsung memberikan dananya ke para relawan.

"Kemudian, sebenarnya bukan pinjaman, tetapi dukungan, yang pemberi dukungan ini meminta dicatat sebagai utang," sambung Anies.

Anies menjelaskan, penyumbang itu memberi dukungan sebuah kampanye untuk perubahan dan kebaikan.

Jika dirinya berhasil memenangkan pilkada bersama Sandiaga Uno, maka itu dicatat sebagai dukungan.

Tapi apabila tidak berhasil dalam pilkada, maka itu menjadi utang yang harus dikembalikan.

"Jadi itu dukungan, siapa penjaminnya? Yang menjamin Pak Sandi, jadi uangnya bukan dari Pak Sandi, itu ada pihak ketiga yang mendukung," tutur Anies.

Anies juga mengakui terkait munculnya surat pernyataan dirinya soal utang tersebut.

"Saya yang bertanda tangan dan dalam surat itu saya sampaikan apabila pilkada kalah, maka saya dan Pak Sandiaga Uno berjanji mengembalikan. Apabila kami menang pilkada, maka ini dinyatakan sebagai bukan utang. Makanya ketika pilkada selesai, menang selesai," jelas Anies.

Sebelumnya isu utang Anies ke Sandi disebarkan oleh Wakil Ketua Umum Partai Golkar Erwin Aksa dalam kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored.

Di sana ia menyebut kalau Anies memiliki utang ke Sandi dengan nominal Rp 50 miliar.

Tetapi informasi terbaru mengatakan kalau Anies memiliki utang Rp 92 miliar ke Sandiaga Uno.

Hal ini berasal dari surat pernyataan Anies ke Sandi yang disebarkan oleh akun Twitter @BosPurwa.

Surat pernyataan itu dibuat dan ditandatangani Anies di Jakarta pada 9 Maret 2017. Dalam surat tersebut Anies mengakui bahwa dirinya meminjam Rp 20 miliar pada 2 Januari 2017.

Lalu pada bulan berikutnya, ia meminjam Rp 30 miliar. Namun tidak dijelaskan dari mana pinjaman itu didapatkan oleh Anies.

Kemudian Anies mengakui meminjam uang sebagai dana pinjaman III sebesar Rp 42 miliar dari Sandiaga Uno tanpa jaminan serta tanpa bunga. Uang itu digunakannya untuk pemenuhan 70 persen dari total biaya kampanye putaran II Pilkada DKI Jakarta 2017.

Load More