Beredar narasi yang menyatakan kalau terdakwa kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Ferdy Sambo bakal dieksekusi mati hari ini, Senin 13 Februari 2023.
Informasi itu juga mengatakan kalau Ferdy Sambo dieksekusi mati berkat lobi-lobi yang sukses dilakukan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD kepada hakim.
Klaim ini disebarkan oleh akun Facebook bernama Cerita Kehidupan.
Ia mengunggah video dengan klaim kalau Ferdy Sambo akan menjalani eksekusi mati pada hari ini, Senin (13/2/2023).
“TEPAT TANGGAL 13 FEBRUARI SAMBO JALANI EKSEKUSI MATI, INI BARU KEADILAN !! MAHFUD BERHASIL LOBI HAKIM AGAR VONIS MATI SAMBO," begitu judul yang ditulis dalam video tersebut.
Dalam thumbnail video diperlihatkan Sambo yang berbaju oranye tengah diangkat beberapa orang.
Ada pula foto Mahfud MD di sampingnya dengan narasi thumbnail, "INI BARU KEADILAN!! MAHFUD BERHASIL LOBI HAKIM AGAR VONIS MATI SAMBO."
Benarkah demikian? Cek fakta di bawah ini.
PENJELASAN
Baca Juga: Momen Iriana Jokowi Ikut Joget Nonton Konser Dewa 19, Netizen: Ibu Juga Butuh Hiburan
Berdasarkan penelusuran TurnBackHoax--jaringan Suara.com, dikutip Senin (13/2/2023), informasi Sambo dieksekusi mati usai Mahfud MD sukses lobi hakim adalah keliru.
Thumbnail yang memperlihatkan Ferdy Sambo diangkan beberapa orang itu adalah foto editan dari Dadang, terpidana kasus penyerangan Koramil dan Polsek di Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, pada Mei 2021.
Sementara video pernyataan Mahfud MD memiliki kesamaan dengan berita yang dibuat Kompas TV.
Di sana Mahfud mengaku yakin kalau hakim akan bertindak profesional, begitu pula dengan jaksa dan pengacara.
Informasi yang ada di video Facebook tersebut juga tidak berisi penjelasan kalau Ferdy Sambo bakal dieksekusi mati pada 13 Februari.
Vonis terhadap Ferdy Sambo memang akan dibacakan hakim pada hari ini, Senin (13/2/2023), di mana sebelumnya jaksa menuntut Ferdy Sambo dengan hukuman penjara seumur hidup.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis