/
Senin, 13 Februari 2023 | 17:49 WIB
Ilustrasi gempa bumi. ((Antara/ist))

Charlie Hebdo, yakni majalah satir Prancis kembali menarik perhatian publik setelah menerbitkan kartun yang dianggap menghina tragedi gempa Turki yang sangat mematikan.

Majalah Charlie Hebdo yang rilis terbaru ini dianggap menghina gempa Turki bermagnitudo 7,8. Tidak hanya dari kartun yang disuguhkan majalah tersebut, namun juga dari tulisan dan judul yang digunakan.

Karya yang diunggah oleh Charlie Hebdo, menuai protes dan amarah publik. Publik banyak menyuarakan kemarahan tersebut melalui media sosial.

Kritik tidak hanya datang dari masyarakat media sosial, Seorang analisis politik Oznur Kucuker Sirene, turut mengkritik majalah satir Charlie Hebdo asal Prancis ini akibat rilisan terbarunya yang penuh kontroversial.

Simak selengkapnya di YouTube Suara.com

Load More