Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengambil keputusan yang cukup mencengangkan kala memvonis para terdakwa pembunuhan berencana Brigadir J.
Seperti Ferdy Sambo yang divonis hukuman mati dan Putri Candrawathi yang divonis 20 tahun penjara pada Senin (13/2/2023). Sementara di sidang hari Selasa (14/2/2023) hari ini, Kuat Ma'ruf divonis 15 tahun penjara.
Putusan hakim jelas menimbulkan beragam reaksi, termasuk dari anak Sambo dan Putri, Trisha Eungelica.
Perdana setelah kedua orangtuanya divonis, Trisha akhirnya menunjukkan sejumlah aktivitas di akun Instagram-nya. Diunggah lewat fitur Instagram Story, Trisha memperlihatkan tangkapan layar jendela program Microsoft Word.
Tampaknya tangkapan layar tersebut diambil dari akun @thistweetmatter. Lalu terlihat sebuah quote untuk memotivasi Trisha agar tetap bahagia.
"You will be the happiest person, soon (Kamu akan menjadi orang paling bahagia, segera)," seperti itulah tulisan yang diunggah Trisha, dikutip pada Selasa (14/2/2023).
Trisha pun mengamini quote tersebut sambil mengucapkan selamat hari kasih sayang yang kebetulan jatuh pada hari ini.
"I hope we all will (Semoga kita semua bahagia)," ujar Trisha di postingannya. "Happy val's day (Selamat hari valentine)."
Di sisi lain, reaksi Trisha atas hukuman mati dan 20 tahun penjara yang dijatuhkan terhadap kedua orangtuanya memang sangat diantisipasi warganet.
Baca Juga: Nama Gibran Masuk Bursa Cagub DKI 2024, PDIP: Bukan karena Anak Jokowi
Pasalnya Trisha sendiri selama ini masih aktif di media sosial kendati kedua orangtuanya tengah menjadi bulan-bulanan usai didakwa terlibat membunuh Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Bahkan Trisha sempat melakukan siaran langsung jelang pergantian tahun 2022-2023 dan sempat mengungkapkan harapannya, yakni agar dia dan keluarganya tetap hidup pada tahun ini.
"Apa harapan di tahun 2023?" tanya warganet yang dibacakan ulang oleh Trisha di siaran langsungnya.
"Ya semoga tetap bertahan hidup lah. Kayak lost of hope aja sih," tutur Trisha sambil menghela napas hingga tertawa remeh.
Berita Terkait
-
Penjelasan KUHP Baru Terkait Hukuman Mati
-
Menerka Manuver Ferdy Sambo Usai Divonis Hukuman Mati, Bisa sampai Mohon Grasi ke Presiden?
-
Hakim Sebut Kuat Maruf Tidak Sopan, Pengacara: Aneh, Itu Mengada-ada
-
Divonis 20 Tahun Penjara, Reaksi Sesak Napas Putri Candrawathi Jadi Sorotan, Gejala Serangan Panik?
-
Kuat Ma'ruf Divonis 15 Tahun Penjara, Ibu Brigadir J: Kami Percaya Hakim Perpanjangan Tangan Tuhan
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Apa Itu Hantavirus? Virus Langka yang Tewaskan 3 Orang di Kapal Pesiar
-
AS Bangun Pangkalan Pesawat Tempur Raksasa di Alaska Senilai Rp121 Triliun
-
Hillary Brigitta Lasut Semprot Amien Rais: Serangan ke Teddy Bukan Kritik, Tapi Fitnah
-
Perkuat Peran Kartini Digital, Telkom Dorong UMKM Perempuan Tembus Pasar Lebih Luas
-
Hempas Kulit Kusam! 4 Scrub Mask Black Sugar Terbaik untuk Wajah Glowing
-
Zulhas Ungkap Marak Penipuan Rekrutmen Kopdes Merah Putih: Seleksi Gratis dan lewat Situs Resmi
-
Apakah Sabun Cuci Muka Batangan Bisa Mencerahkan Wajah Kusam? Ini 4 Rekomendasinya
-
Sertifikatnya Dicabut, Apakah Status Mualaf Richard Lee Gugur? Ini Penjelasan Ustaz
-
Beban Berat di Balik Pintu Kos: Surat Terakhir Pemuda Tulungagung yang Gantung Diri
-
Ketika Waktu Memanggil: Cinta yang Tersesat di Medan Perang Sarajevo 1993