Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan telah menjatuhkan vonis terhadap kelima terdakwa pembunuhan berencana Brigadir J.
Salah satu putusan yang mengejutkan adalah Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu, yang semula dituntut 12 tahun penjara pada akhirnya divonis 1,5 tahun bui oleh hakim.
Putusan ini jelas menuai pro dan kontra, termasuk dari kalangan keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat. Ibu Yosua, Rosti Simanjuntak, pun tampak mengungkapkan isi hatinya ketika hadir di acara Pagi-Pagi Ambyar besutan TRANSTV.
Potongan video pengakuan Rosti di acara tersebut tampak turut diunggah oleh akun Instagram @rumpi_gosip. Dengan bersimbah air mata, wanita yang berprofesi sebagai pengajar itu menuturkan perasaannya mendapati Richard divonis 1 tahun 6 bulan.
Awalnya Rosti mengungkit momen sang anak datang ke mimpinya. "Aku sudah diakhiri (oleh mereka) semua, termasuk Bharada E, kawan sekamarku itu Mamak, menghabisi saya dengan mata terbuka," ujar Rosti menirukan apa yang disampaikan sang anak, dikutip dari kanal YouTube TRANS TV Official, Jumat (17/2/2023).
Hal inilah yang menjadi alasan Rosti membawa foto Yosua ke persidangan pembacaan vonis. "Makanya saya mengelus kembali, 'Ini lho anakku, Bharada E sedang divonis, biarlah hakim memberikan vonisan itu agar Bharada E mempertanggungjawabkan perbuatan kejahatan mereka, karena dialah yang mengetahui semua perbuatan yang kejam dan sadis ini terhadapmu anakku, damailah kamu, Nak'. Itulah yang saya katakan waktu memeluk foto anakku (di persidangan)," sambungnya.
Rosti pun menceritakan jatuh bangun keluarganya bersama Kamaruddin Simanjuntak untuk memperjuangkan keadilan bagi Yosua. Rosti merasa apa yang keluarganya perjuangkan pun disaksikan oleh Yosua dari sisi Tuhan.
Termasuk ketika hakim akhirnya menjatuhkan vonis 1,5 tahun penjara kepada Richard. Diakui oleh Rosti bahwa vonis itu berat untuk diterima, meski pihaknya juga mencoba ikhlas karena meyakini hakim adalah perpanjangan tangan Tuhan.
"Tuhan telah membuat hakim sebagai perpanjangan tangan-Nya, memberikan hukuman 1 tahun 6 bulan. Memang sangat-sangat pedih, tapi sudah saya ikhlaskan, karena memang doa saya memohon kepada Tuhan agar Tuhan memberikan perpanjangan tangan itu melalui hakim," jelas Rosti.
Baca Juga: Jalan Panjang Eksekusi Mati Ferdy Sambo
Tampak para host turut membantu menenangkan Rosti yang kini beralih menceritakan hancurnya perasaannya sebagai seorang ibu yang kini hanya bisa memeluk dan mencium foto sang putra yang telah berpulang.
"Itu saja yang membuat saya hancur dan pilu kemarin di persidangan, sambil memeluk foto anak saya setiap hari, bahkan mau tidur, bahkan mau berangkat kemana saya selalu mencium dan memeluk foto anak saya karena itu yang bisa saya lakukan," tandas Rosti.
Berita Terkait
-
Jalan Panjang Eksekusi Mati Ferdy Sambo
-
LPSK Siap Berikan Pendampingan Psikologis, Bekal Bharada E Setelah Kembali ke Masyarakat
-
Bharada E Diganjar Hukuman 1 Tahun 6 Bulan Penjara Sudah Inkrah, Ada Ancaman Bikin Was-was
-
Nikita Mirzani Emosi Ferdy Sambo Divonis Mati, Netizen Kritik Menohok: Dia Paham Gak Sih
-
Dijatuhi Vonis Ringan, LPSK Ungkap Bharada E Bisa Terima Ancaman yang Lebih Besar
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Update Arus Lebaran 2026: Kemacetan Mengular dari Cikaledong hingga Cagak Nagreg Malam Ini
-
Bukan Cuma Zoro! 8 Karakter Anime yang Pernah Dihidupkan Mackenyu Arata
-
Duduk Perkara Oknum Wartawan Peras Kepala Lapas Pekanbaru, Akhirnya Ditangkap
-
Antrean BBM Panjang di Pontianak, Warga Sudah Resah: Benarkah Tidak Langka?
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
Nyawa Ibu dan Bayi Taruhannya, Polisi di Bogor Buka Jalan di Tengah Lautan Kendaraan Lebaran
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Dua Kurir Sabu 13 Kg Dibekuk di Pelabuhan Bengkalis, Hendak ke Palembang
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak
-
7 Rekomendasi HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar 2026