Ferdy Sambo boleh dibilang memiliki rekam jejak yang impresif sebelum terjerat kasus pembunuhan berencana Brigadir J. Banyak kasus besar yang diinvestigasinya, termasuk kebakaran Gedung Kejaksaan Agung.
Sebagai pengingat, kebakaran Gedung Kejagung ini terjadi pada 22 Agustus 2020 dan diselidiki oleh tim Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri yang dikepalai oleh Ferdy Sambo sebagai direkturnya (Dirtipidum).
Usai penyelidikan, ditetapkan ada 8 tersangka dengan lima di antaranya adalah buruh bangunan. Disebutkan bahwa bara api penyebab kebakaran berasal dari puntung rokok milik para tukang bangunan tersebut.
"Kami mendalami, open flame bisa disebabkan oleh bara api atau nyala api. Kami sudah melakukan percobaan dua kali. Tukang-tukang itulah yang menyebabkan awal api," ujar Sambo saat itu.
Namun kini salah satu pelaku, IS alias Imam Sudrajat, angkat bicara. Dilihat di kanal YouTube Akurat.co, Imam mengaku bekerja sebagai tukang memasang wallpaper di salah satu ruangan di Lantai 6 Gedung Kejagung.
Imam mengaku baru bekerja di hari pertama dan dalam tahap pembongkaran, belum pemasangan. Lalu sore harinya, yakni sekitar pukul 17.00 WIB, semua pekerja pulang.
"Saya tinggal dalam kondisi rapi, enggak ada sampah atau lainnya. Cuma jam 7 malam saya dikabari kalau ruangan yang saya kerjakan kebakaran," kata Imam, dikutip pada Minggu (19/2/2023).
Hal itu yang membuat Imam beserta keempat rekannya dipanggil pihak keamanan gedung untuk ditanya-tanyai. Setelah itu mereka digiring ke Polres Jakarta Selatan.
Bukan hanya itu, Imam dan rekan-rekannya juga diperiksa oleh tim Inafis dari Mabes Polri. "Pemeriksaan satu bulan bisa dua kali, di Polres, Polda dan Mabes," ungkap Imam.
Baca Juga: Petinggi Hanura Sindir Wiranto Usai Diisukan Gabung PAN: Ironis, Krisis Kepemimpinan
Namun saat itu Imam tidak terlalu memusingkannya karena fokus pada sang anak yang akan dioperasi akibat mengalami hidrosefalus di RS Fatmawati.
Imam juga tidak terpikir akan dijadikan tersangka, hingga status itu resmi disandangnya. Jelas Imam merasa sedih karena menemui banyak kejanggalan dalam kasusnya, apalagi karena satu hari menjelang sidang perdananya, Imam harus mendapati sang anak meninggal dunia.
"Di situ saya merasa bersalah dan sedih (karena anak meninggal dunia)," tutur Imam.
"Kalau curiga ya mau curiga ke siapa, saya bingung juga. Ya cuma bingung aja. Kalau dibilang kaget apa gimana waktu ditetapkan tersangka perasaan biasa aja. Dalam hati cuma, 'terserah kalian lah mau ngapain', yang penting saya fokus anak saya aja udah gitu aja. Saya masa bodoh saja sama kasus ini," sambungnya.
Lantas kejanggalan apa saja yang dirasakan Imam? Yang pertama soal penyebab kebakaran dari puntung rokok pekerja, padahal ia dan keempat rekannya tidak berhubungan dengan api dan listrik selama bekerja.
Bukan hanya itu, Imam juga merasa janggal dengan pernyataan Sambo soal CCTV yang hangus dan tidak bisa diputar. "Yang jadi pertanyaan saya, kenapa bukti hangus enggak ditampilkan di pengadilan?" tanya Imam.
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Film tentang Drama Persidangan, Mirip Sidang Ferdy Sambo!
-
Keceplosan! Ferdy Sambo Nyombong ke Putri Sulung Kini Punya Banyak Fans Imbas Kasus Brigadir J?
-
Nikita Mirzani Pegang Kartu As? Sentil Aib Brigadir J demi Protes Vonis Mati Ferdy Sambo: Kalian yang Malu...
-
Tak Terima Dibully Gegara Kritik Orangtua Yosua yang Minta Anaknya Naik Pangkat, Nikita Mirzani Kasih Balasan Menohok
-
CEK FAKTA: Hakim Wahyu Tiba-tiba Alami Kecelakaan Tunggal Setelah Vonis Mati Ferdy Sambo, Benarkah?
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Manchester City Juara Carabao Cup Usai Tumbangkan Arsenal 2-0
-
Heboh Pengunjung Tewas Jatuh dari Lantai 4 Plaza Medan Fair, Diduga Bunuh Diri
-
'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?
-
THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?
-
Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026
-
Kumpul Keluarga Inti Kini Jadi Pilihan, Tradisi Lebaran Ramai-Ramai Mulai Ditinggalkan?
-
Lelah Arus Mudik? Ini 5 Destinasi Alam di Bogor untuk Self-Healing Bareng Keluarga
-
Misteri Terkuak di Cipayung! 7 Fakta Kunci Kasus Pembunuhan Wanita DA yang Ditemukan Tewas Terkunci
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Hari Fitri, Uang Baru Berpindah Tangan, Berbagi Tetap Hidup, Meski Keadaan Tak Selalu Ringan