Kasus penganiayaan yang dialami David, anak salah satu Pengurus Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor sedang mencuri atensi publik. Pasalnya David dikeroyok dan dianiaya oleh anak pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan sampai koma.
Penganiayaan ini membuat sosok sang pelaku, Mario Dandy Satrio, dikuliti oleh warganet. Tak terkecuali sang ayah, Rafael Alun Trisambodo, yang merupakan pejabat Eselon III di DJP Kanwil Jakarta Selatan II.
Publik rupanya menyoroti pekerjaan Rafael yang dianggap tidak sebanding dengan banyaknya harta dan aset yang dikuasai. Pasalnya Dandy sang anak saja bahkan memiliki Jeep Rubicon dan motor gede Harley Davidson berharga selangit, yang keduanya sama-sama tidak dicantumkan di LHKPN.
Bukan hanya itu, Rafael juga melaporkan total kekayaannya mencapai Rp51 miliar berdasarkan LHKPN Desember 2021. Hal inilah yang membuat warganet menjadi pasukan kalkulator dengan menerka bagaimana cara Rafael mengumpulkan aset-aset tersebut.
Seperti dilihat di akun Instagram @undercover.id, seorang warganet mencoba menghitung gaji Rafael untuk membeli aset-asetnya.
Merujuk pada PP Nomor 15 Tahun 2019, gaji PNS dibedakan berdasarkan golongannya. Angkanya sendiri berkisar antara Rp1.560.000 dari Golongan I A sampai Rp5.901.200 di Golongan IV E.
Gaji pokok ini kemudian ditambahkan dengan tunjangan kinerja, termasuk untuk pejabat struktural di lingkungan DJP, sebagaimana diatur di Peraturan Presiden 37/2015.
Untuk Pejabat Eselon II ke bawah, nilai tukinnya dibagi dalam beberapa kelompok sesuai dengan peringkat jabatannya. Angkanya berkisar antara Rp5.361.800 untuk peringkat jabatan 4 sampai Rp46.478.000 untuk peringkat jabatan 19.
"Pejabrut DJP Esmelon III, Kasubag, katakan sebulan gapok + tunjangan banter 100 juta/bulan, 1 tahun 1,2 M. Total kekayaan saat ini 51 M," tulis warganet tersebut, dikutip pada Kamis (23/2/2023).
"Semuanyah terkumpul dalam 42.5 tahun, full puasa mutih," sambungnya dengan sedikit sindiran, sebab tidak boleh ada pengeluaran sama sekali apabila Rafael hanya mengumpulkan pundi-pundi uang dari gaji dan tunjangannya.
Namun pertanyaan publik belum berakhir. "'Tapi baru dilantik Agustus 2020?' Jangan su'ujon, mungkin dari usaha sampingan," tutur warganet itu lebih lanjut.
Warganet lain pun menanggapi hitung-hitungan tersebut dengan beragam komentar kocak.
"Jangan su'ujon... mungkin sampingannya jadi afiliator keranjang kuning atau live mandi lumpur," ucap @undercover.id.
"Jangan seudzon... mungkin pajak masyarakat yg bayar pajak masuknya kerekening Bapak ini dulu," komentar warganet.
"Apa ya bisnis sampingannya? Lagian kalo udah sukses jadi pebisnis ngapain bertahan jadi PNS, serakah banget semua mau dimakan," timpal yang lainnya.
Berita Terkait
-
Ayah Mario Penganiaya Putra Pengurus GP Ansor Akan Diperiksa Ditjen Pajak dan Inspektorat Jenderal Kemenkeu
-
Dirjen Pajak Dapat Gaji PNS Tertinggi di RI, Kok Hartanya Kalah sama Ayah Mario Dandy?
-
'Borok' Bapak Mario Dandy Satrio yang Tercium Imbas Kasus Penganiayaan
-
Sudah Sadar, Begini Kondisi Terkini Putra Pengurus GP Ansor Usai Dianiaya Anak Pejabat Pajak
-
Mengintip Koleksi Kendaraan Mewah Mario Dandy, Anak Pejabat Pajak yang Hobi Flexing
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement