Beredar narasi yang menyebut jika Presiden Joko Widodo dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD terancam menjadi terpidana mati.
Dalam narasi ini dijelaskan bahwa hal tersebut merupakan buntut dari kedua tokoh tersebut terlibat dalam kasus KM 50.
Informasi ini disebarkan melalui video yang diunggah oleh kanal YouTube Agenda Politik pada Jumat (24/2/2023).
Dalam unggahannya kanal YouTube ini menuliskan narasi sebagai berikut.
"KAPOLRI SERET SEMUA YANG TERLIBAT KASUS PEMBANTAIAN 6 LASKAR FPI ~ BREAKING NEWS ~ AGENDA POLITIK."
"BREAKING NEWS. TERINDIKASI TERLIBAT KASUS KM 50 !! JOKOWI & MAHFUD TERANCAM TERPIDANA MATI !!"
Selain itu, dalam thumbnail video yang dibagikan, terlihat gambar Jokowi dan Mahfud MD berbaju tahanan.
Hingga kini, video unggahan ini telah ditayangkan lebih dari 2 ribu kali. Dalam kolom komentarnya tak sedikit netizen yang mempercayai klaim yang ada dalam video.
Lalu benarkah klaim tersebut?
Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Muzdalifah Mantan Istri Nassar Meninggal saat Tunaikan Ibadah Haji?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran metro.suara.com, klaim Jokowi dan Mahfud MD terancam jadi terpidana mati karena terlibat dalam kasus KM 50 adalah tidak benar.
Faktanya, dalam video berdurasi 5 menit 22 detik ini sama sekali tidak menguraikan dan menjelaskan terkait klaim yang ditulis oleh pengunggah video. Tayangan ini justru berisi beberapa potong video berbeda-beda dan tidak saling berkaitan yang diedit menjadi satu.
Foto Jokowi dan Mahfud MD berpakaian seperti tahanan yang ada dalam thumbnail video pun merupakan hasil editan.
Selain itu, narator dalam video ini hanya membacakan beberapa artikel terkait kejadian tewasnya 6 laskar FPI. Salah satunya artikel berjudul Viral Tangan Kapolri Bergetar di Istana Saat Sampaikan Hasil Arahan Jokowi yang diunggah oleh KOMPASTV pada 15 Oktober 2022 silam.
Terlepas dari isi video tersebut, hingga sekarang juga tidak ada informasi valid atau kredibel mengenai kabar Jokowi dan Mahfud MD terancam jadi terpidana mati karena terlibat dalam kasus KM 50.
Berita Terkait
-
Jokowi Sebut Lima Stadion Rusak Berat, Satu Stadion Harus Dibongkar
-
Reaksi Mahfud MD Atas Kasus Mario Dandy: Tak Ada Kata Damai, Singgung Ada Transaksi Janggal
-
Sri Mulyani Copot Jabatan Rafael Alun Trisambodo di Ditjen Pajak, Mahfud MD: Sudah Benar!
-
CEK FAKTA: Jokowi Tunjuk Mahfud MD Jadi Ketua KPK Usai Pecat Firli Bahuri, Benarkah?
-
Mahfud Ungkap PPATK Sempat Lapor Anehnya Transaksi Keuangan Rafael Alun Pada 2012, Tapi KPK Tidak Tindaklanjuti
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Polisi Bongkar Prostitusi Twin Tower Surabaya, Satu Tersangka Diamankan
-
Klasemen Liga Prancis: PSG Belum Nyaman di Puncak, Calvin Verdonk Cs Menguntit
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Aktivitas Vulkanik Terekam Dua Kali Sehari
-
Sinopsis Film Ayah Ini Arahnya Kemana Ya?, Ketika Sosok Kepala Keluarga Tak Lagi Jadi Kompas