Beredar narasi yang menyebut jika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil menemukan bukti transaksi gaib pembelian Rubicon milik eks pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo.
Pembelian mobil Rubicon yang kerap dikendarai oleh Mario Dandy Satriyo, pelaku penganiayaan terhadap David, disebut menggunakan uang hasil korupsi.
Informasi ini disebarkan melalui video unggahan kanal YouTube Warta Informasi pada Selasa (28/2/2023).
Dalam ungggahannya, kanal YouTube ini menuliskan narasi sebagai berikut.
"Hsil K0rupsi pajak || KPK berhasil temukan transaksi pembelian Rubicon Rafael Alun."
"RUBICON HSIL KORUPSI. KPK TEMUKAN TRANSAKSI GAIB AYAH DANDY."
Lalu benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran metro.suara.com, klaim KPK berhasil menemukan bukti transaksi pembelian Rubicon milik Rafael Alun Trisambodo dari hasil korupsi adalah tidak benar.
Baca Juga: 5 Macam Bumbu Dapur ini Berkhasiat untuk Perawatan Diri, Sudah Tahu?
Faktanya, dalam video berdurasi 5 menit 26 detik ini sama sekali tidak menguraikan dan menjelaskan terkait klaim yang ditulis oleh pengunggah video.
Tayangan ini justru berisi beberapa potong video berbeda-beda yang diedit menjadi satu. Salah satunya video yang merekam momen konferensi pers kasus penganiaan yang dilakukan oleh Mario Dandy di Polres Metro Jakarta Selatan.
Selain itu, narator dalam video ini juga hanya membacakan artikel berjudul KPK Akan Dalami Kepemilikan Harley-Rubicon ke Rafael Ayah Mario Dandy yang diunggah oleh Detik.com pada Senin (27/2/2023).
Artikel ini mengulas soal soal rencana pemanggilan Rafael Alun Trisambodo ke KPK terkait kepemilikan mobil Jeep Rubicon dan moge Harley-Davidson.
Terlepas dari isi video tersebut, hingga sekarang juga tidak ada informasi valid atau kredibel mengenai kabar KPK menemukan bukti pembelian Rubicon milik ayah Mario Dandy dari hasil korupsi.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar KPK temukan bukti pembelian mobil Rubicon milik Rafael Alun Trisambodo dari hasil korupsi adalah keliru.
Informasi yang telah tersebar tersebut masuk dalam hoaks kategori konten menyesatkan.
Tag
Berita Terkait
-
'Kalau Uang Haram Pasti Anaknya Nakal' Nasihat Eks Ketum PBNU untuk Rafael Alun Agar Hati-Hati Mencari Nafkah
-
Modus Pejabat Pajak Memperkaya Diri, Suap Hingga Pencucian Uang
-
Buntut Rekening Gendut Rafael, Seknas FITRA Minta Seluruh Petinggi Pajak Ikut Diaudit
-
Rekening Gendut, Rafael Alun Butuh waktu Hampir 100 Tahun Kumpulkan Harta Rp56 Miliar
-
Marak Rekening Gendut Pejabat Pajak, RI Perlu UU Pembuktian Terbalik
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Febrie Adriansyah Belum Dipecat, Hanya Diberhentikan Sementara Jaksa Agung
-
Sekolah Rakyat Lampung Siapkan Siswa Siap Kerja dan Kuliah
-
Tren Co-Working Kian Berkembang, merch Padukan Produktivitas, Komunitas, dan Wellness
-
Kemenhut Tangkap 3 Pelaku Pembalakan Liar di SM Kerumutan Riau
-
Ancaman Baru Sriwijaya FC, Registration Ban FIFA Bisa Ganggu Kebangkitan Laskar Wong Kito
-
Di Balik Kemudahan AI: Ancaman Krisis Listrik, Air Bersih, dan E-Waste Data Center di Indonesia
-
Gagal di Pasaran, Sony Pictures Kapok Bikin Film Spin-off Spider-Man?
-
El Clasico Milik Maung Bandung! Jalan Pandu Raya Bogor Mendadak Membiru Usai Persib Libas Persija
-
Pengamat: Penguntitan dan Penggeledahan Aset Eks Jampidsus Cerminkan Celah Kontra-Intelijen Kejagung
-
Cak Imin Soroti Sanitasi Pesantren: Ribuan Santri Cuma Punya Puluhan MCK