Deddy Corbuzier menyatakan pentingnya orangtua mendidik anak. Utamanya tidak silau soal materi atau kebendaaan.
Keras dan tegas, illusionist dan presenter serta pemilik podcast Close The Door, Deddy Corbuzier bersuara tentang kasus penganiayaan atas David Latumahina yang dilakukan Mario Dandy Satriyo.
"Buat Anda, Dandy. Orang kaya kok pakai pelat nomor mobil palsu. Pasti takut melanggar. Takut tilang elektronik, tapi menghancurkan anak orang sampai koma tidak takut," kata Deddy Corbuzier dengan nada tinggi, seperti dikutip Metro Suara.com dari tayangan podcast YouTube, Close the Door.
Ia mencontohkan, bahwa anaknya sendiri, Azka Corbuzier juga dibelikan Jeep Rubicon, bahkan lengkap dengan sopir. Akan tetapi si anak tidak mau, malahan diantar ke sekolah menggunakan mobil biasa.
Tidak sebatas anaknya sendiri, ia juga mencontohkan Putri Tanjung, anak dari Chairul Tanjung atau disapa Pak CT.
"Bajunya sederhana, mobilnya biasa. Saya juga kenal anak Jaksa Agung Burhanuddin. Wah, lebih sederhana lagi. Kadang suka kasihan lihat mobilnya. Di sosmed mereka tidak ada pamer-pamer begitu," paparnya.
"Kalau ada yang mau berkomentar: ya itu 'kan Azka, Putri Tanjung, atau anak Jaksa Agung yang tidak heran karena dari kecil sudah melihat kekayaan. Lah, kalian pikir apakah anak seorang Ditjen Pajak (ayah Mario Dandy Satriyo) tidak dari kecil (ikut merasakan kekayaan)? Cukup! Kurang apalagi, kekayaan yang diketahui saja Rp 56 miliar," tandas Deddy Corbuzier.
"Yang salah bukan harta orangtuanya, didikan orangtuanya. Didikan orangtuanya," ia mengulang kalimat didikan orangtua untuk memberikan tekanan betapa penting untuk mengajari anak secara benar.
Ia lantas mencontohkan kejadian viral beberapa saat lalu, ketika orangtua memberikan kesempatan kepada seorang anak yang masih SMP untuk mengemudikan mobil. Berdua pacar, si cewek membuat video mereka berduaan di mobil tengah melintas di jalanan, lengkap dengan atribut sekolah.
"Ini yang goblok siapa? Orangtuanya! Kok bisa itu mobil dibawa? Orangtua tetap salah. Salah pendidikannya. Lu mau sekaya apapun kalau norak, norak. Mau susah norak, norak. Ini bukan perkara kaya atau miskin," tukas Deddy Corbuzier.
Podcast soal tanggapan Deddy Corbuzier dalam memberikan pendidikan anak ini diunggah kurang dari 24 jam serta telah disimak 3 juta pemirsa dengan like tembus 130 ribu dan komentar mencapai 25 ribu. Ia sendiri memiliki subscriber hingga 20 juta.
Kembali kepada kasus MDS atau Mario Dandy Satriyo, anak mantan Ditjen Pajak Jakarta Selatan, Rafael Alun Trisambodo, statusnya resmi tersangka sebagai pelaku penganiayaan brutal terhadap David Latumahina. Korban masih dalam kondisi koma, meski disebutkan telah mengalami serangkaian kemajuan berarti.
Mario Dandy Satriyo secara brutal, seperti bisa disaksikan dalam video yang tersebar di jagad maya melakukan penyerangan secara fisik dan verbal, menyuruh korban push-up sebelum menghajar di salah satu bagian paling vital yaitu bagian kepala. Setelah korban tersungkur ia melakukan selebrasi ala pesepakbola dunia.
Seorang teman Mario Dandy Satrio, Shane Lukas Lumbantoruan juga menjadi tersangka, karena melakukan perekaman video menggunakan smartphone pelaku utama, mencontohkan sikap tobat kepada korban yang harus dituruti korban, serta melakukan pembiaran terjadi kejahatan atas korban.
Berita Terkait
-
Terkuak, Siapa yang Pasang Pelat Nomor Palsu Jeep Rubicon dan Menuruti Semua Order Mario Dandy Satriyo
-
Mario Dandy Satriyo Didukung Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana, Hukuman Berat Ini Bisa Menjadi Edukasi Orangtua dalam Mendidik Anak
-
Attitude Meyden Disorot, Warganet Jadi Tahu Kenapa Podcast Bareng Deddy Corbuzier Diminta Gak Tayang
-
Polisi Jamin Proses Hukum Mario Dandy Satriyo atas Penganiayaan David Diusut Tuntas, Jabatan Orangtua Pelaku Tidak Berlaku
-
Air Matanya Jatuh Bahas Video Viral Anak Pukul Ibu, Deddy Corbuzier Gak Nyangka Nangis Sungguhan
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Menperin: Subsidi Motor Listrik Sedang Dikaji
-
Pendidikan Arifah Fauzi, Menteri PPPA yang Dikritik Usai Usul Gerbong Wanita Dipindah Ke Tengah
-
Tim SAR Lebanon Jadi Korban Rudal Israel saat Misi Penyelamatan Sipil
-
Opini: Menelaah Pertanggungjawaban Kasus Koperasi Swadharma Pematangsiantar
-
Kemendag Siapkan Karpet Merah Regulasi KBLI 2025, Busan: Agar Dunia Usaha Makin Adaptif!
-
Catut Nama OJK, Satgas Pasti Hentikan Kegiatan Malahayati
-
Banyak Korban Kecelakaan Kereta Api Bekasi Ulang Tahun di Hari Tragedi
-
Misteri Kasus Andrie Yunus: Tak Ada SP3 Polda Metro, Tapi Masuk Sidang Militer
-
Kemendagri Kasih Paham Rudy Mas'ud, Sentil Penggunaan Anggaran Kaltim
-
Opini: Pertanggungjawaban Kasus Koperasi Swadharma Pematangsiantar