Staf Khusus (Stafsus) Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis, Yustinus Prastowo, buka suara terkait hebohnya surat pengaduan yang dilayangkan pejabat Kanwil DJP Sumatera Utara II Bursok Anthony Marlon (BAM) kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
Dalam surat tersebut, BAM protes lantaran surat pengaduan yang ia kirimkan kepada Kemenkeu sejak tahun 2022 tak kunjung digubris oleh pihak terkait. Surat itu berisi mengenai aduan terkait adanya PT bodong diduga milik pejabat-pejabat pajak yang tidak memiliki NPWP dan terindikasi melakukan pelanggaran tindak pidana perpajakan.
Melalui surat aduan yang disampaikannya, BAM juga meminta agar Sri Mulyani mundur dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan. Wanita yang dijuluki sebagai salah satu Srikandi Indonesia ini dinilai tak mampu mengawasi pihak-pihak terdekatnya.
Menanggapi ramainya surat aduan dari Kepala Subbag di Kantor Kanwil DJP Sumatera Utara II tersebut kepada Sri Mulyani, Yustinus Prastowo menegaskan bahwasanya BAM tak memiliki bukti konkrit terkait hal yang diadukan. Hal ini membuat laporan BAM tidak bisa diproses.
"Benar memang pada tahun 2022 (bukan 2021 seperti yang tersebar), BAM menyampaikan pengaduan melalui WISE Kemenkeu mengenai perusahaan investasi tempat menampung dananya yang ia duga fiktif dan ada keterlibatan bank di dalamnya. Clear ini masalah pribadi ya," tulis Yustinus seperti dikutip melalui akun Twitter-nya @prastow pada Rabu (1/3/2023).
"Pengaduan tersebut telah dilakukan verifikasi oleh Itjen Kemenkeu dan dinyatakan: Belum dapat ditindaklanjuti dengan catatan agar pelapor mendetilkan dugaan penyimpangan yang tercantum dalam pengaduan. Pengaduan tak jelas, apa yang mau diproses?" sambungnya.
Dalam cuitannya, Yustinus Prastowo juga menjelaskan bahwa hinga sekarang pun, BAM tidak memberikan bukti terbaru terkait laporan yang telah ia layangkan.
"Hingga saat ini BAM tidak memberikan bukti baru. Itjen Kemenkeu telah meneruskan pengaduan tersebut ke OJK melalui surat nomor S-11/IJ.9/2022 tanggal 21 April 2022. Terakhir, BAM mengajukan pengaduan kembali 27 Feb 2023. Kami akan proses sesuai ketentuan," terang Yustinus.
Di akhir cuitannya, Yustinus Prastowo juga turut menyampaikan rasa terima kasihnya atas banyaknya masukan, aspirasi, dan kritik yang telah dikirimkan khalayak. Ia juga memperingatkan bahwa pihaknya tidak akan menolelir fitnah dan serangan yang tak berdasar.
"Kami berterima kasih untuk seluruh masukan, aspirasi, dan kritik sekeras apapun. Itu vitamin agar kami berbenah dan lebih baik. Namun kami juga tak akan menolerir fitnah dan serangan tak berdasar. Mari tetap jaga etika dan kewarasan kita. Salam sehat," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Belajar dari Pejabat Pajak Berharta Melimpah, Sistem LHKPN Terintegrasi Harus jadi Terobosan
-
Sri Mulyani Ungkap Lonjakan Harta Kekayaan Bos Pajak
-
Sri Mulyani Ungkap Alasan Naiknya Harta Kekayaan Dirjen Pajak: Karena Harga Tanah
-
Sri Mulyani Bubarkan Klub Moge Pegawai Pajak, Ketum IMI Buka Suara
-
Gaya Hidup Mewah Pejabat Bea Cukai Jogja Bakal Dibongkar Sore Ini
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana