Richard Eliezer atau Bharada E menjadi sorotan publik karena berani mengungkap kasus pembunuhan berencana Brigadir J yang dilakukan mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri, Ferdy Sambo.
Dalam putusan Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Bharada E mendapat hukuman paling ringan dibanding tersangka lainnya.
Benarkah keringanan hukuman tersebut merupakan hadiah dari Jokowi atas kejujuran Bharada E?
Baru-baru ini sebuah tayangan video menarasikan bila Bharada E mendapat hadiah dari Jokowi atas kejujurannya. Video berdurasi 2 menit 15 detik itu diunggah akun YouTube INFO VIRAL (26/2/2023) berjudul "Berkat Kejujurannya!! Icad Dapat Hadiah dari Jokowi!"
CEK FAKTA
Berdasarkan penelusuran lebih lanjut, video yang diunggah ternyata merupaan hasil rekayasa. Bahkan di dalm video tersebut tidak ditemukan fakta yang menunjukkan bila Presiden Jokowi memberikan keringanan hukuman terhadap Bharada E.
Faktanya, beberapa pertimbangan yang meringkankan hukuman Barada E dikarenakan ia bersedia menjadi Justice Collaborator dan belum pernah dijatuhi pidana.
Selain itu, Bharada E sudah meminta maaf dan mendapat pengampunan atas kesalahannya dari keluarga Brigadir J.
Kesimpulan
Baca Juga: Bule Rusia Bentak Polisi dan Tak Mau Taat Aturan Lalu Lintas, Publik Geram: Usir Saja!
Maka dapat disimpulkan unggahan video berjudul "Berkat Kejujurannya!! Icad Dapat Hadiah dari Jokowi!" adalah berita bohong atau HOAX.
Bharada E tetap harus menjalani hukuman kurungan 1 tahun 6 bulan dan demosi 1 tahun.
Untuk itu masyarakat diharap bisa lebih cermat menyaring informasi yang beredar di berbagai platform. Pastikan melihat infromasi secara mneyeluruh dan tidak hanya melihat dari judul ataupun cover video.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus