Suara.com - Turis Rusia di Bali makin membuat publik naik pitam. Pasalnya, baru-baru ini viral di media sosial seorang bule diduga dari Rusia yang menolak dihentikan polisi.
Padahal, bule tersebut tidak menaati peraturan lalu lintas, yakni tidak menggunakan helm. Selain itu, plat yang digunakan juga diduga palsu.
Bule yang mengendarai vespa itu lantas dihentikan polisi. Namun, bukannya patuh, bule itu justru memarahi polisi sembari memperlihatkan gestur tidak sopan yakni dengan menunjuk-nunjuk muka polisi.
"Saya disini 23 tahun!" teriak bule tersebut kepada polisi.
Pengunggah yakni @/akuluka menyebut, peristiwa ini terjadi di Canggu, Bali.
Sayangnya, saat polisi menghentikan wanita tersebut. Muncul bule lainnya yang juga tidak taat aturan yakni tidak mengenakan helm.
Publik lantas semakin dibuat gerah dengan perbuatan bule tersebut.
"Serius tanya, bule-bule ini kalo bawa kendaraan pada punya SIM internasional emang?" tanya salah seorang warganet.
"Ga pake helm tp pk headset segede gaban.. Bikin bahaya aja," sebut lainnya.
Baca Juga: CEK FAKTA : Pacar Azriel Hermansyah, Sarah Menzel Hamil 3 Bulan
"Another bule Rusia bikin emosi," komentar netizen lainnya.
"Kita dianggap terlalu ramah?" komentar netizen lain.
Beberapa warganet bahkan meminta agar pemerintah dan polisi tegas dalam menangani hal ini. Publik berharap, bagi mereka yang tidak taat dengan aturan Indonesia agar angkat kaki dari negara ini.
Ini bukan kali pertama wisatawan asal Rusia membuat geger di Indonesia. Masih ada banyak peristiwa viral yang disebabkan tingkah laku warga asal Rusia.
Sebelumnya salah satu akun warganet di Twitter @Jenn**usuf juga mengungkapkan kelakuan warga Rusia yang buruk di Pulau Dewata tersebut.
Dalam cuitan panjangnya, ia mengungkapkan sejumlah perbuatan nyeleneh dan melanggar aturan yang dilakukan bule Rusia di Bali. Beberapa diantaranya berupa tangkapan layar dari curhat beberapa kalangan, yang ada pula bersumber dari Facebook.
Berita Terkait
-
Ramai Ulah Turis Bermasalah di Bali, Wamenkumham Ancam Deportasi
-
Ari Lasso Gagal Fokus Atas Doa Ahmad Dhani Perihal Aib, Sebelum Dewa 19 Manggung di Bali
-
Seorang Pelajar di Purwakarta Luka Berat Usai Motornya di Seruduk Truk
-
Mahfud MD Akan Bicara Langsung dengan Sri Mulyani Soal Transaksi Rp 300 T di Kemenkeu
-
CEK FAKTA : Pacar Azriel Hermansyah, Sarah Menzel Hamil 3 Bulan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi
-
Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!
-
China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar