Raffi Ahmad blak-blakan kalau dirinya ternyata juga pernah mengkonsumsi narkoba.
Hal ini dia ceritakan kepada Irfan Hakim lewat kanal YouTube Trans 7 Official.
Saat itu Raffi Ahmad dia tidak mengetahui kalau obat yang dikonsumsi adalah narkoba.
Ia hanya mengetahui kalau obat itu adalah sejenis vitamin untuk tubuh.
“Intinya, kalau misalnya obat-obatan terlarang itu ada yang berbentuk, dibilang ini vitamin, ini permen. Nah, waktu kasusnya gue itu, jadi dia berupa vitamin. Nah memang membuat badan kita fit,” kata Raffi Ahmad, dikutip dari Suara Denpasar-jaringan Suara.com, Selasa (14/3/2023).
Suami Nagita Slavina ini mengklaim kalau saat itu obat-obatan yang dia konsumsi memang belum diatur dalam undang-undang.
Maka dari itu, dia menilai kalau obat itu masih aman dan bisa dikonsumsi.
“Tapi waktu itu memang di undang undang-nya belum ditetapkan, sekarang sudah. Jadi waktu itu karena ketidaktahuan gue juga," ungkapnya.
Meski tak ada di UU, Raffi tetap menjalani rehabilitasi karena mengkonsumsi obat-obatan ini.
"Tapi waktu itu memang tidak ada di undang-undang, tapi tetep gue masuk rehabilitasi,” katanya.
“Jadi sekarang, pelajaran apa pun, semuanya itu yang mengandung etilon, kartinon, dan lain-lain, apa pun berbentuknya itu, itu sudah menjadi golongan 1. Ada golongan 1, ada golongan 2, ada golongan 3," papar ayah dari Rafathar ini.
Kemudian Irfan Hakim menanyakan bagaimana tindakan hukum terkait penyalahgunaan narkoba itu.
“Bisa kena tindakan hukum yaitu direhabilitasi, kalau kita ada minimal-minimalnya. Misalnya seperti barang-barang ekstasi ataupun ganja, berapa linting lebih kita bisa dikenakan bukan rehabilitasi, bisa disebut pengedar,” jelas Raffi.
“Jadi, udahlah, hati-hati dengan barang-barang seperti itu karena tidak ada yang bisa menolong dan tidak ada yang bisa menyelamatkan kita,” bebernya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
7 Parfum Aroma Mint yang Bikin Fresh Seharian, Lokal hingga Brand Mewah
-
Beban Berat Mohamed Salah Memutus Rekor Buruk Tanpa Kemenangan Mesir di Piala Dunia
-
Punya Belasan Varian Lawan Tiga Pilihan Spesial, Pilih NMAX atau PCX?
-
Sehidup Semaling! Sejoli Ini Tega Kuras Uang ATM Nenek-Nenek Pedagang Pasar Sampai Rp45 Juta
-
Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI
-
Kapan Mulai Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026? Ini Jadwal Berpuasa di Bulan Dzulhijjah
-
Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial
-
Alami Pengeroyokan di Pantai Wedi Awu, 31 Wisatawan Surabaya Malah Positif Narkoba
-
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN
-
Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor