Nikita Mirzani meminta Badan Nasional Penanggulangan Teroris atau BNPT bereaksi setelah Komisi Pemberantasan Korupsi mengumumkan menemukan 15 pucuk senjata api di rumah pengusaha Dito Mahendera dalam penggeledahan yang dilakukan Senin (13/3/2023).
"Bagaimana ini @bnptri," tulis Nikita di Instagram, menyebut resmi BNPT, saat mengomentari cuplikan berita tentang penemuan senjata di rumah Dito Mahendra.
Pada bagian awal unggahan, Nikita juga mengatakan kabar soal senjata di rumah Dito Mahendra itu adalah kado terindah dari KPK.
Hubugan Nikita Mirzani dan Dito Mahendra memang problematik. Pada akhir 2022 kemarin, Nikita Mirzani harus mendekam di penjara selama dua bulan setelah dilaporkan oleh Dito Mahendra ke Polresta Serang Kota pada Mei 2022.
Nikita ditahan pada Oktober dalam kasus itu. Ia baru merdeka setelah divonis bebas dari hakim di PN Serang pada akhir 2022, setelah Dito Mahendra yang melaporkannya tak pernah hadir di sidang.
"Tapi enggak apa-apa, kalau yang kali ini gue worth it dikorbankan masuk penjara. Dengan gue masuk penjara si Dito Mahendra ini yang katanya pelapor dan korban akhirnya terkuak semua masalahnya," lanjutnya.
Yang dimaksud Nikita ketika itu adalah kasus suap dan gratifikasi yang dilakukan eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi, yang turut menyeret nama Dito Mahendra.
KPK sudah memanggil Dito Mahendra sejak Juni 2020 lalu, tetapi ia baru memenuhi panggilan pada 6 Februari kemarin. Ketika itu dia diperiksa selama 5 jam.
Rumah Dito Mahendra di Jakarta Selatan pada Senin (13/3/2023), digeledah KPK. Di sana, ditemukan 15 senjata api. Adapun jenisnya, 5 pistol Glock, 1 pistol S & W, 1 pistol Kimber Micro, dan 8 senjata api laras panjang.
"KPK akan mendalami kepemilikan diduga senjata api itu, apakah ada kaitannya dengan modus pencucian uang (yang dilakukan Nurhadi)," ujar Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026