Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo membongkar alasan pihaknya mencabut perlindungan terhadap Richard Eliezer atau Bharada E.
"Gara-gara tanpa ijin," ujarnya dalam podcast di channel YouTube Deddy Corbuzier, dikutip Kamis (23/3/2023).
Dia menjelaskan bahwa dalam perjanjian perlindungan antara LPSK dengan terlindung ada perjanjian.
"Ada klausul yang menyebut, terlindung tidak boleh berhubungan dengan pihak ketiga tanpa ijin, tanpa pemberitahuan ke LPSK, apalagi media," jelasnya.
Hasto Atmojo Suroyo menekankan bahwa posisi Bharada E adalah Justice Collaburator.
Diakuinya, saat Richard Eliezer diwawancara oleh sebuah stasiun televisi itu memang ada pihak dari LPSK.
"Memang ada dari LPSK, kami 24 jam mendampingi. Tapi situasi tidak memungkinkan dan yang ada di sana itu pengawal," katanya.
Dia juga menambahkan bahwa puluhan orang yang datang sulit bagi pengawal itu untuk mengusirnya.
"Itu bukan di studio tapi di tempat di mana Eliezer itu ditahan," ungkap Hasto Atmojo Suroyo.
Baca Juga: Cahaya Misterius di Langit California, Meteor atau Pesawat Jatuh?
Setelah kejadian itu, dia menambahkan bahwa pihak LPSK langsung melakukan penambahan orang untuk pengawalan.
Karena dianggap melanggar perjanjian, maka dengan berat hati pihak LPSK harus menyudahi perlindungan terhadap Bharada E.
"Saya sendiri sedih, saya tahu Eliezer menangis, pengawal kami menangis, karena kami begitu dekatnya," ujarnya.
Namun, pencabutan perlindungan terhadap Richard Elizer merupakan suatu yang memang harus ditegakkan.
"Eliezer ini adalah Justice Collaborator yang dilindungi LPSK, sudah berbulan-bulan dilakukan. Bukan hanya perlindungan fisik, pengamanannya juga prima," bebernya.
Hasto Atmojo Suroyo menegaskan bahwa Bharada E diperlakukan sebagai tahanan istimewa.
"Potensi ancamannya sangat tinggi," tegasnya.
Dia juga menjelaskan prosedur yang seharusnya dilakukan, jika ada pihak yang mau berbicara dengan Richard Eliezer.
"Karena statusnya Justice Collaburator maka ijin ke LPSK, karena dia statusnya adalah binaan Lapas tentu Lapas salemba juga dapat ijin, karena ditempatkan di Bareskim, maka juga harus dikabari," pungkasnya
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Rodrigo De Paul Tak Sabar Ingin Habisi Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Semifinal Piala Dunia 2026: Mikel Oyarzabal Bawa Spanyol Unggul 1-0 atas Prancis
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
PM Spanyol Menunduk Minta Maaf ke Prancis Jelang Semifinal Piala Dunia 2026, Ada Apa?
-
Prancis Nyaris Tak Tersentuh Selama 7 Dekade! Spanyol Bisa Ubah Sejarah Malam Ini?
-
Penyebab Kematian Jayden Adams Masih Gelap, Benarkah Gegara Tenggak Cairan Ini?
-
Panas! Provokasi Lamine Yamal Jelang Kick Off Prancis vs Spanyol
-
Susunan Pemain Prancis vs Spanyol: Mbappe Pimpin Les Blues, La Furia Roja Andalkan Yamal
-
Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh
-
Mandy CJ Gelar Pameran Tunggal The Way Back, Jadikan Seni sebagai Jembatan Toleransi