Parodi atas gemarnya tersangka penganiaya brutal, Mario Dandy Satriyo soal flexing bisa dilihat di episode BTS satu ini.
Kejadian penganiayaan brutal yang dilakukan tersangka Mario Dandy Satriyo atas anak korban D membuat berbagai kalangan miris. Mulai ortu, murid sekolah, para seniman, hingga masyarakat luas.
Antara lain seperti dilakukan penyanyi dan komposer Tompi, yang menggarap ulang lagu "Ada Anak Bertanya kepada Bapaknya" karya band Bimbo dalam versi jazz. Ia menyatakan agar kasus yang dilakukan Mario Dandy Satriyo tidak terulang kembali. Yaitu peran wajib orangtua untuk membekali anaknya dengan akhlak dan perilaku mulia.
Sementara itu, di bidang tontonan komedi, salah satunya bisa disimak dari tayangan Trans7, yaitu acara komedi Bercanda Tapi Santai alias BTS. Episode "Mentang-Mentang Anak Pejabat".
Kisahnya adalah anak seorang ibu pejabat (diperankan Ayu Ting Ting) bernama Dicky (komika Dicky Difie Fachrizal) dan temannya El (musisi, El Rumi) yang melakukan intimidasi fisik dan verbal kepada Andre (komedian dan musisi, Andre Taulany) serta Inyonk (Tiktoker Abah Inyonk).
Berbagai adegan flexing alias pamer-pamer kendaraan mevvah, termasuk roda dua seperti Triumph dan Harley-Davidson yang biasa dilakukan Mario Dandy Satriyo dikemas lucu. Yaitu menghadirkan sebuah motor gede atau moge dengan penampilan sekilas mirip Harley-Davidson.
Akan tetapi baik Dicky maupun El tidak tahu brand maupun fungsi si motor untuk flexing.
Dicky yang mencoba menyalakan sepeda motor itu gagal, sementara El mencoba membantu pakai ikat pinggang. Mirip membuat kuda mau bergerak atau menderapkan kaki.
"Elu tahu motor ini?" tanya Dicky, yang dijawab tidak oleh El Rumi.
"Lah sama gua juga nggak tahu, motor siapa sih ini?" tukasnya.
"Gua kira motor elu," balas El Rumi, sembari membaca modelnya, "Royal ..."
"Pengen ini, dibelikan motor kaya begini sama emak guwe, tapi gelasan lagi gelasan lagi, main layangan aja dulu katanya," sambung Dicky.
Berita Terkait
-
El Rumi Jadi Perekam Aksi Penganiayaan, Sembari Jongkok Dekat Rel Kereta Api Sempat Mengunyah Kue
-
Digelar Tertutup, Ini Agenda dan Tanggal Sidang Perdana Pacar Mario Dandy Satriyo Bernama AGH
-
Semangat David Latumahina Sembuh dari Cedera Parah di Bagian Otak, Kini Mulai Bisa Berdiri
-
KPK Percepat Pendalaman untuk Menemukan Peristiwa Pidana dalam Kasus Rafael Alun Trisambodo
-
Ketua Pengadilan Negeri Jaksel Pimpin Sidang Pacar Mario Dandy Satriyo, Anak Berhadapan dengan Hukum AGH
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan
-
Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api
-
Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?
-
Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen
-
Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya
-
Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara
-
ADA Band Genap 30 Tahun, Siap-Siap Nostalgia di Remember Fest x Cube Concert November Nanti
-
Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02
-
Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Inpres Kopdes Merah Putih Keliru
-
Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS