Peneliti dari University of New South Wales (UNSW) Australia Profesor David Reeve mengungkapkan Partai Golkar lahir dari ide presiden pertama Indonesia, Soekarno.
"Idenya dari Bung Karno yang awalnya adalah golongan fungsional pada tahun 1955—1956," kata Prof. David Reeve di Jakarta, Selasa (28/3/2023).
Disebutkan bahwa penelitian itu ditemukan fakta bahwa Golkar tidak dilahirkan pada tahun 1964 atau dibentuk oleh Angkatan Darat.
Bahkan, ide tentang Golkar telah ada sejak 1930-an, saat Bung Karno mengatakan antipartai politik dan menolak sistem politik ala Barat.
Pada tahun 1955, lanjut dia, banyak yang mengkritik partai sehingga muncullah ide Bung Karno tentang golongan fungsional. Ide itu selanjutnya dieksekusi oleh Angkatan Darat pada saat itu.
Dalam perkembangannya, Golkar kemudian diambil alih oleh Soeharto untuk dijadikan alat kekuasaan selama 32 tahun. Pada tahun 1998, kata dia, Soeharto lengser, kemudian banyak pihak memperkirakan Golkar terancam dibubarkan.
Namun, kata penulis buku Golkar: Sejarah yang Hilang itu, kehadiran Akbar Tanjung, tokoh dengan latar belakang Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), mampu mengubah wajah Partai Golkar.
"Akbar Tanjung membentuk Golkar yang baru. Orang-orangnya berbeda dengan Golkar sebelum tahun 1998," ungkapnya.
Bahkan, kata dia, pada era Reformasi, Golkar tidak hanya bertahan dan selamat, tetapi menjadi besar dalam kekuatan politik.
"Selama Orde Baru, Golkar berhasil menciptakan mesin politik tercanggih di Indonesia," katanya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Golkar Institute Tb. Ace Hasan Syadzily mengatakan bahwa diskusi itu sengaja menghadirkan Profesor David Reeve seorang sejarawan yang menuliskan Partai Golkar.
"Kami ingin menggali kembali semangat historis Golkar," ujarnya.
Menurut dia, apa yang disampaikan David Reeve tetap menjadi inspirasi Partai Golkar. Sekalipun Golkar saat ini telah menjadi partai politik, harus tetap kembali pada semangat dasarnya, sebagai kelompok masyarakat yang mendorong melalui golongan fungsional. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS
-
Tragedi Maut Pantura Indramayu: Kecelakaan Beruntun di Lohbener, 10 Orang Meninggal Dunia
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Kronologi OTT Kadishub Siak, Polisi Sita Uang Rp15 Juta dan Motor RX King
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Memilih Pembalut yang Lebih Ramah Lingkungan, Ini yang Perlu Diketahui Perempuan
-
Dominasi Jawa Barat, Persib Bandung dan Goal Aksis Cimahi Juara HLS All-Stars 2026
-
Di Balik Sorot Lampu Stadion: Jayden Adams dan Bukti Bahwa Pesepak Bola Juga Manusia Biasa