/
Rabu, 29 Maret 2023 | 14:54 WIB
Ilustrasi gorengan ((Unsplash.com/ HONG FENG))

Gorengan merupakan salah satu jajan favorit yang banyak diburu saat bulan Ramadan. Pasalnya, bagi sebagian orang, gorengan dijadikan hidangan pembuka sebelum memakan makanan berat. Ini tampaknya sudah menjadi sebuah tradisi yang dilakukan saat berpuka puasa.

Harga gorengan yang terjangkau, rasanya yang enak serta cukup mengenyangkan perut, tampaknya menjadi alasan mengapa makanan ini banyak digemari. Namun, tahukan Anda jika mengkonsumsi gorengan saat berbuka puasa tidak dianjurkan?

Mengutip Suara.com, Clinical Nutrition Specialist dr. Putri Sakti, M.Gizi, Sp.GK, mengatakan bahwa umat Islam yang sedang berbuka perlu menghindari gorengan. 

dr Putri menjelaskan bahwa memakan gorengan sebagai hidangan pembuka akan membuat perut kenyang. Padahal tubuh sama sekali belum mendapatkan protein dan kandungan gizi lainnya yang dibutuhkan tubuh.

"Kalau kita langsung makan goreng-gorengan, yang ada nanti kita terlalu kenyang. Kalau terlalu kenyang, asupan saat buka puasa utama jadi tidak bergizi seimbang," ungkapnya dalam acara Bincang Shopee 4.4 Sambut Ramadhan Sale: ‘Berpuasa Sehat Agar Tetap Produktif’.

"Karena kenyang gorengan, kita malah tidak makan protein yang cukup. Dan akhirnya kesehatan kita tidak optimal," lanjutnya.

Pakar Gizi Universitas Gadjah Mada (UGM), Tony, juga menerangkan hal serupa. Dikutip melalui kanal YouTube Suara Hari Ini, menurutnya, kandungan karbohidrat dan lemak yang ada di gorengan tidaklah baik untuk tubuh.

"Gorengan jarang dijual dalam kondisi digoreng hanya sekali dan langsung mengganti minyak, karena hal itu tidak menguntungkan secara finansial. Minyak yang digunakan untuk menggoreng dapat menjadi sumber kolesterol bagi tubuh kita," ucap Tony pakar gizi UGM.

Baca Juga: Happiness Project, Berikan Edukasi Pentingnya Kebahagiaan di Berbagai Sekolah di Dunia

Load More