Perseteruan Nikita Mirzani dan Dito Mahendra terus berlanjut. Ibu tiga anak tersebut bak tak ada lelah untuk terus berkoar-koar mengenai kasus yang menyeret seterunya itu.
Tampak geram dengan Dito Mahendra yang tak kunjung ditangkap oleh pihak berwajib setelah terseret dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) hingga kepemilikan senjata api ilegal, wanita kelahiran 1986 itu nekat mencolek Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.
Hal ini disampaikan Nikita Mirzani melalui unggahan Instagram pribadinya. Ia menyebut jika kasus Dito Mahendra dihalang-halangi.
"Kasus Dito juga dihalang-halangi. Kepemilikan senjata ilegal masak nggak ditangkap. Sama kasus TPPU, KPK juga nggak berani tsk-in si Dito Mahendra, Pak. Yang kelas teri aja Dito susah di-tsk-in, gimana yang kelas kebo deh. @mohmahfudmd," tulis @nikitamirzanimawardi_172 pada Kamis (30/3/2023).
Sebelumnya, Nikita Mirzani juga sempat menyolek Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait kasus Dito Mahendra.
Wanita kelahiran 1986 ini juga turut mempertanyakan mengapa hingga kini Dito Mahendra belum juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang menjeratnya. Ditambah dengan kepemilikan belasan senjata api yang diduga bodong.
"Bapak Sigit yang terhormat, sehat selalu Pak. Saya warga Indonesia, saya mau bertanya sama Bapak Kapolri. Coba kalau warga sipil atau orang miskin atau anggota dewan atau siapa pun deh, punya senjata satu aja, senjata api bodong itu pasti sudah dipenjara. Sudah dipenjara, ditahan, diborgol, dipermalukan," kata Nikita seperti dikutip melalui unggahan Instagram Story pada Selasa (21/3/2023).
"Kenapa Dito Mahendra yang sudah punya 15 senjata api tidak jelas dari mana, surat-suratnya juga nggak ada, kenapa masih bisa lenggang kangkung tidak juga jadi tersangka, tidak diborgol, tidak ditahan. Itu aja yang mau saya pertanyakan. Rasanya tidak adil," sambungnya.
Baca Juga: Ekspektasinya Tinggi, 4 Zodiak Ini Menuntut Kesempurnaan dari Pasangan
Berita Terkait
-
Bikin Komisi III Bingung, Ini Perbedaan Data Transaksi Rp 349 T Versi Mahfud MD Dan Sri Mulyani
-
Panas RDP Mahfud Di Komisi III DPR Soal Transaksi Rp 349 T, Ancam Balik Arteria Cs: Saya Bisa Gertak Juga!
-
Hotman Paris-Nikita Mirzani Makin Panas, Istri Daus Mini Minta Rujuk dan Berhubungan Badan
-
Ketua Komisi III DPR Tolak Usulan Bentuk Pansus Transaksi Rp 349 Triliun
-
Arteria Dahlan Ditantang Mahfud MD: Beranikah Saudara Bilang Begitu ke Kepala BIN, Budi Gunawan?
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Gerakan 'United Against Dengue' Diluncurkan Demi Tekan Angka Kematian DBD di Indonesia
-
Kebakaran Hanguskan Tiga Rumah di Mampang Prapatan, 14 Jiwa Terpaksa Mengungsi
-
Sambut Mudik Lebaran, PKSS Kerahkan 10.000 Personel Amankan Sektor Vital
-
IHSG Awal Pekan Dibayangi Geopolitik, Cermati Saham Energi di Tengah Wait and See
-
Diplomasi Kilat Megawati: Jadi yang Pertama Ucapkan Selamat ke Pemimpin Baru Iran
-
Kompilasi Purbaya Serang Balik Ekonom di Hadapan Prabowo: Bantah Resesi hingga Rupiah Hancur
-
Coffeegate! Deretan Kejanggalan Video Terbaru Benjamin Netanyahu Sereput Kopi Diduga AI
-
H-6 Lebaran, Ribuan Kendaraan Pemudik Melintas di Gerbang Tol Kalikangkung
-
Bukan untuk Kaum FOMO, Ini 5 Mobil Bekas Buat Dipakai Lama: Irit tapi Bukan Agya dan Ayla
-
Transformasi Bisnis Pupuk Indonesia: Turunkan HET 20% Hingga Revitalisasi 7 Pabrik